Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Maret 2024 | 23.22 WIB

Hampir Mirip Gejalanya, Ini Perbedaan Flu Singapura dengan Influenza yang Perlu Diketahui

Ilustrasi anak-anak mengalami stres. (Sumber: freepik). - Image

Ilustrasi anak-anak mengalami stres. (Sumber: freepik).

JawaPos.com - Pernahkah Anda mendengar tentang flu Singapura yang sering terjadi pada anak-anak?

Sebenarnya, istilah "flu Singapura" tidak tepat digunakan karena dalam dunia kedokteran tidak ada istilah tersebut.

Secara medis, flu Singapura dikenal sebagai hand, foot, and mouth disease atau penyakit kaki, tangan, dan mulut.

Tidak jelas mengapa disebut flu Singapura, namun pada pertengahan September 2000, wabah penyakit ini merebak di Singapura, mungkin itulah asal muasal istilah tersebut. Sekarang, apa perbedaan antara flu Singapura dan flu biasa (influenza)?

Sekilas Mengenai Flu Singapura

Dikutip dari hellosehat.com, Selasa (26/3), Flu Singapura, atau yang dikenal sebagai Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD), merupakan infeksi virus yang sangat mudah menular. Penyebab utama penyakit ini adalah coxsackievirus, yang merupakan bagian dari keluarga enterovirus.

Virus ini umumnya bertahan dalam saluran pencernaan manusia. Semua orang dapat terinfeksi, tetapi anak-anak di bawah lima tahun lebih rentan terkena flu Singapura.

Penularan virus dapat terjadi melalui sentuhan kulit, kontak dengan tangan yang kotor, atau permukaan benda yang terkontaminasi oleh feses individu yang terinfeksi.

Selain itu, penularan juga bisa melalui air liur, ingus, atau sekresi pernapasan dari orang yang terinfeksi, serta melalui kontak dengan bintil merah di kulit yang pecah dan mengeluarkan cairan.

Virus Tidak Sama

Dikutip dari halodoc.com, Selasa (26/3), kasus flu Singapura pada anak sering disebabkan oleh virus enterovirus 71 atau kadang-kadang coxsackievirus A16, yang biasanya ditemukan dalam kotoran dan cairan tubuh di hidung dan tenggorokan.

Penularan virus ini dapat terjadi melalui kontak langsung dengan cairan tubuh pengidap, seperti menghirup percikan air ludah, cairan hidung, atau tenggorokan, serta melalui benda yang terkontaminasi oleh cairan tubuh pengidap.

Flu Singapura yang disebabkan oleh enterovirus 71 seringkali memerlukan perawatan karena keparahannya yang lebih tinggi, bahkan dapat menyebabkan komplikasi fatal.

Sementara itu, flu biasa disebabkan oleh virus influenza yang juga mudah menular. Penularannya umumnya terjadi saat seseorang tidak sengaja menghirup percikan air liur di udara yang dikeluarkan oleh orang yang terinfeksi melalui bersin atau batuk.

Gejalanya Hampir Sama

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore