
Ilustrasi anak-anak mengalami stres. (Sumber: freepik).
JawaPos.com - Pernahkah Anda mendengar tentang flu Singapura yang sering terjadi pada anak-anak?
Sebenarnya, istilah "flu Singapura" tidak tepat digunakan karena dalam dunia kedokteran tidak ada istilah tersebut.
Secara medis, flu Singapura dikenal sebagai hand, foot, and mouth disease atau penyakit kaki, tangan, dan mulut.
Tidak jelas mengapa disebut flu Singapura, namun pada pertengahan September 2000, wabah penyakit ini merebak di Singapura, mungkin itulah asal muasal istilah tersebut. Sekarang, apa perbedaan antara flu Singapura dan flu biasa (influenza)?
Sekilas Mengenai Flu Singapura
Dikutip dari hellosehat.com, Selasa (26/3), Flu Singapura, atau yang dikenal sebagai Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD), merupakan infeksi virus yang sangat mudah menular. Penyebab utama penyakit ini adalah coxsackievirus, yang merupakan bagian dari keluarga enterovirus.
Virus ini umumnya bertahan dalam saluran pencernaan manusia. Semua orang dapat terinfeksi, tetapi anak-anak di bawah lima tahun lebih rentan terkena flu Singapura.
Penularan virus dapat terjadi melalui sentuhan kulit, kontak dengan tangan yang kotor, atau permukaan benda yang terkontaminasi oleh feses individu yang terinfeksi.
Selain itu, penularan juga bisa melalui air liur, ingus, atau sekresi pernapasan dari orang yang terinfeksi, serta melalui kontak dengan bintil merah di kulit yang pecah dan mengeluarkan cairan.
Virus Tidak Sama
Dikutip dari halodoc.com, Selasa (26/3), kasus flu Singapura pada anak sering disebabkan oleh virus enterovirus 71 atau kadang-kadang coxsackievirus A16, yang biasanya ditemukan dalam kotoran dan cairan tubuh di hidung dan tenggorokan.
Penularan virus ini dapat terjadi melalui kontak langsung dengan cairan tubuh pengidap, seperti menghirup percikan air ludah, cairan hidung, atau tenggorokan, serta melalui benda yang terkontaminasi oleh cairan tubuh pengidap.
Flu Singapura yang disebabkan oleh enterovirus 71 seringkali memerlukan perawatan karena keparahannya yang lebih tinggi, bahkan dapat menyebabkan komplikasi fatal.
Sementara itu, flu biasa disebabkan oleh virus influenza yang juga mudah menular. Penularannya umumnya terjadi saat seseorang tidak sengaja menghirup percikan air liur di udara yang dikeluarkan oleh orang yang terinfeksi melalui bersin atau batuk.
Gejalanya Hampir Sama

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
