Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 April 2023 | 03.31 WIB

Suntik Vaksin HPV Setelah Menikah, Apakah Efektif?

Ilustrasi kanker serviks - Image

Ilustrasi kanker serviks

JawaPos.com - Kanker mulut rahim atau serviks yang disebabkan oleh virus Human Papillomavirus (HPV) bisa dicegah dengan menyuntikan vaksin HPV. Suntik vakisn HPV bisa dilakukan oleh semua perempuan. Tapi lebih baik diberikan sebelum kontak seksual.

Dokter spesialis Obstetri dan Ginekologi dr. Junita Indarti mengungkapkan, vaksin HPV bisa diberikan sebelum kontak seksual pada usia dini di bawah 14 tahun. Yakni antara 10 sampai 14 tahun.

Saat ini pun pemerintah telah mendorong pemberian vaksin HPV bagi semua perempuan dan diutamakan pada usia di bawah 14 tahun. Pemberian vaksin di bawah umur 14 tahun dianggap bisa memberikan reaksi maksimal.

Pada usia di bawah 14 tahun, vaksin diberikan dua kali dalam setahun. Jika di atas 14 tahun, vaksin diberikan 3 kali dalam 6 bulan.

Lantas, bagaimana jika suntik HPV ketika sudah menikah?

Diungkapkan dr. Junita, vaksin HPV masih bisa diberikan pada perempuan yang sudah menikah. Reaksinya akan masih efektif jika dilakukan di bawah usia 40 tahun.

"Kalau sudah terlanjur menikah sudah umur 30 tahun atau di bawah 40 tahun masih efektif untuk dilakukan vaksin HPV, ini hasilnya pasti efektif dan baik menurut WHO," ucap Junita.

Virus HPV, kata Junita, dapat berkembang dalam jangka waktu tiga hingga 20 tahun. Lebih dari 90 persen tidak bergejala, sehingga jika tidak dideteksi sejak dini akan sangat disayangkan karena kanker serviks tidak bisa disembuhkan lagi.

Kanker serviks yang disebabkan karena 99,7 persen virus human papiloma atau HPV bisa dicegah melalui deteksi dini dengan skrining pap smear atau Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA). Maka itu, dr. Junita mengingatkan untuk perempuan  yang sudah menikah untuk selalu rutin pemeriksaan pap smear atau IVA satu tahun atau tiga tahun sekali. Pap smear bisa dilakukan sejak tiga tahun pertama pernikahan sampai usia wanita 65 tahun, jika hasil pap smear negatif selama tiga tahun berturut-turut.

Harapan Hidup Kanker Serviks

Ia pun menjelaskan virus HPV bisa ditularkan dari hubungan seksual yang bergantian. Jika terasa sakit atau keluar darah saat berhubungan, bisa dikatakan virus HPV sudah menjadi kanker dan tidak bisa disembuhkan, dengan harapan hidup hanya lima tahun.

"Karena kanker itu tidak bisa sembuh, kita hanya bisa bilang bahwa angka ketahanan hidup 5 tahun, jadi kalau stadium 1 serviks untuk bisa ngelewatin 5 tahun itu sekitar 90 persen makin tinggi stadiumnya itu cuma 30 persen yang bisa melewati 5 tahun, yang lainnya meninggal jadi artinya telat," kata Junita.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore