Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Februari 2023 | 22.29 WIB

Bayi Prematur Berisiko Kena Diabetes Tipe 2

Ilustrasi Bayi. - Image

Ilustrasi Bayi.

JawaPos.com - Penyakit diabetes tipe 2 mulai diwaspadai pada anak. Bahkan jika bayi terlahir prematur dikatakan lebih berisiko terkena diabetes.

Diungkapkan Prof. dr. Aman Bhakti Pulungan, bayi prematur rentan terkena diabetes. Namun, hal itu berlaku hanya ketika sang bayi mengalami obesitas.

"Jadi risikonya meningkat, tapi ketika dia obesitas," ujarnya kepada wartawan dalam media briefing secara daring, Rabu (8/2).

Oleh karena itu, ia meminta agar memperhatikan berat badan bayi agar tidak kelebihan hingga menjadi obesitas. Soal Berat badan pada bayi, ungkap dr. Aman, memang masih salah kaprah di kalangan masyarakat kita. Sebab, semakin berat badan bayi tinggi, biasanya dianggap sehat. Padahal, Project Leader Changing Diabetes in Children (CDiC) Indonesia Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) itu menjelaskan bahwa hal itu tak berbanding lurus.

"Berat badannya juga jangan sampai tinggi (banget). Ini yang selalu salah. Orang banyak ingin tinggi berat badannya anak, tidak usah," tegasnya.

Sementara itu, dr Aman juga meminta agar mewaspadai diabetes pada bayi normal. Jika berat badan bayi lahir di atas 4 kg dan di bawah 2,5 kg, risiko diabetes juga tinggi. Dengan begitu, ia meminta agar orang tua menjaga berat badan anak agar di titik normal.

"Tetapi kembali saya katakan dengan syarat ketika dia menjadi obesitas. Ketika dia tidak obesitas, risikonya akan berkurang," tegasnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore