
Telapak tangan sering berkeringat merupakan kondisi menghasilkan keringat secara berlebihan tanpa alasan yang jelas seperti cuaca panas atau aktivitas fisik yang berat.
JawaPos.com - Telapak tangan sering berkeringat merupakan kondisi menghasilkan keringat secara berlebihan tanpa alasan yang jelas seperti cuaca panas atau aktivitas fisik yang berat. Kondisi ini dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang secara signifikan, menyebabkan rasa tidak nyaman, dan bahkan mempengaruhi interaksi sosial.
Individu yang mengalaminya mungkin merasa malu atau tidak percaya diri karena keringat berlebihan yang dapat membuat tangan mereka basah dan licin.
Di Indonesia, masyarakat percaya bahwa telapak tangan yang sering berkeringat secara berlebihan merupakan pertanda dari kondisi jantung yang lemah. Meskipun kepercayaan ini tersebar luas, namun tidak ada korelasi ilmiah yang kuat antara keringat berlebihan di telapak tangan dengan masalah jantung.
Dilansir dari US Dermatology Partners pada Sabtu (17/2), telapak tangan yang sering berkeringat merupakan pertanda yang ingin disampaikan terkait kondisi tubuh, yang diantaranya sebagai berikut.
1. Stres dan cemas
Ketika ketegangan mulai meningkat, normal bagi jantung untuk berdetak lebih cepat, pernapasan Anda menjadi lebih cepat, sehingga telapak tangan Anda menjadi lembab.
"Kecemasan mengaktifkan mode fight-or-flight dalam tubuh, yang memberi kita cara untuk melindungi diri. Ini dapat mengakibatkan respons tubuh alami, termasuk telapak tangan yang berkeringat," ujar Morgan Levy, PhD, seorang psikolog berlisensi yang berbasis di Boca Raton, Florida.
2. Hiperhidrosis
Hiperhidrosis merupakan kondisi yang ditandai oleh keringat berlebihan yang tidak disebabkan oleh panas, olahraga, atau kondisi medis lain yang mendasarinya. Dalam kasus yang parah, seringkali diperlukan operasi untuk mengangkat atau menonaktifkan kelenjar keringat yang terlalu aktif.
3. Tubuh mengalami gula darah rendah
Telapak tangan yang berkeringat terjadi setelah makan disertai dengan perasaan lapar, lemas, gemetar, atau pusing, merupakan pertanda bahwa tubuh mengalami hipoglikemia reaktif, atau gula darah rendah yang terjadi setelah makan. Masalah ini sering terjadi pada individu pengidap diabetes.
4. Kelenjar Tiroid yang terlalu aktif
Menurut National Center for Biotechnology Information (NCBI), telapak tangan berkeringat dapat menjadi penyebab dari hipertiroidisme, kondisi yang terjadi ketika kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid tiroksin.
Hal ini dapat membuat fungsi tubuh meningkat, menyebabkan seseorang merasa hangat atau berkeringat tanpa alasan yang jelas, memiliki detak jantung yang cepat atau tidak teratur, merasa cemas atau mudah marah, sulit tidur, hingga merasa gemetar atau lebih sering buang air besar.
5. Konsumsi obat

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
