
Photo
JawaPos.com - Nyeri bisa terjadi di mana saja karena dipicu banyak faktor. Salah satunya bisa terjadi di tulang belakang serta nyeri pada area lutut. Masalah nyeri ini kini mulai bergeser ke usia muda.
Mengutip dari National Health Services (2022) menyebutkan bahwa salah satu penyebab utama rasa nyeri di area tulang belakang adalah akibat aktivitas sehari-hari. Sedangkan, nyeri yang terjadi pada area lutut umumnya disebabkan oleh trauma atau cedera.
Ahli Nyeri dan Spesialis Anestesi dr. Ketut Ngurah Gunapriya, Sp.An, KIC, FIPM, FIPP, CIPS, dari KL Klinik mengatakan meskipun keduanya bukanlah hal yang berbahaya, namun nyeri yang berkelanjutan dan berkepanjangan bisa menjadi indikasi masalah kesehatan lainnya. Salah satu masalah yang berkaitan dengan rasa nyeri di area tulang belakang hingga lutut adalah saraf terjepit, tumor, hingga osteoporosis atau pengapuran tulang.
Menurutnya nyeri pada tulang belakang dan lutut merupakan masalah umum yang dapat terjadi pada siapa saja. Masalah tersebut juga dapat muncul akibat aktivitas sehari-hari.
"Namun, bukan berarti rasa nyeri yang muncul ini dapat tidak digubris. Apalagi, nyeri juga dapat menjadi indikasi munculnya penyakit tertentu. Segera memeriksakan diri dengan dokter," katanya kepada wartawan di Jakarta Barat baru-baru ini.
Apa Itu Nyeri?
Nyeri akibat aktivitas sehari-hari. Sebagian besar kasus nyeri terjadi akibat adanya aktivitas fisik yang berat. Nyeri tersebut biasanya tidak berbahaya. Berikut adalah gejala nyeri akibat aktivitas sehari-hari.
Nyeri biasanya datang di salah satu sisi tubuh saja, dapat ditunjuk lokasinya. Rasa sakit atau nyeri yang muncul biasanya akan hilang dalam beberapa hari atau beberapa minggu saja.
Nyeri muncul cenderung lama dan berkepanjangan. Nyeri terasa menjalar ke area lain, misalnya dari tulang belakang ke pinggang lalu ke kaki disertai dengan gejala lainnya, seperti pusing, mual, hingga penurunan berat badan.
Pengobatan Nyeri
Pengobatan untuk atasi rasa nyeri tulang belakang dan lutut ada berbagai cara. Salah satunya bisa di rumah hingga bantuan medis.
Perawatan di rumah dilakukan jika nyeri masih terasa ringan. Pasien dapat melakukan terapi sederhana yang dapat dilakukan di rumah. Menurut dr. Ketut Ngurah Gunapriya, salah satu cara pengobatan nyeri yang dapat pasien lakukan di rumah adalah dengan cara RICE
"Yaitu, Rest atau dengan cara mengistirahatkan otot yang terasa nyeri, Ice atau kompres dengan es batu pada area nyeri, Compress atau bebat dengan perban atau kain elastis, Elevate atau posisikan area nyeri lebih tinggi saat duduk atau berbaring," katanya.
Lalu pengobatan dengan bantuan medis yakni jika nyeri berkepanjangan atau kronis. Dengan melakukan konsultasi dan pemeriksaan, dokter dapat membantu mengidentifikasi masalah hingga melakukan pengobatan atau tindakan terapi yang tepat pada masalah nyeri yang pasien alami.
"Saat ini banyak teknologi untuk mengatasi nyeri pada tulang belakang dan lutut dengan bantuan para dokter spesialis profesional menggunakan fasilitas modern tanpa pembedahan untuk atasi nyeri, namun memiliki harga pengobatan yang cukup terjangkau. Sehingga pasien lebih nyaman," tutupnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
