
Gerd
JawaPos.com – Gerd adalah singkatan dari gastro esophageal reflux disease. Setiap ada pasien yang mengeluhkan gerd, dokter spesialis penyakit dalam melakukan pemeriksaan lanjut dengan istilah endoskopi. Yaitu, metode yang efektif untuk memeriksa kumpulan gejala dari suatu penyakit agar dapat membantu dokter menentukan penyebab gejala seperti mual, muntah, hingga perdarahan saluran cerna.
Dokter Tirta mengatakan, sebersih-bersihnya makanan masih ada potensi mikroorganisme yang masuk melalui makanan. Sehingga, itulah tugas asam lambung untuk mendegradasi mikro organisme tersebut.
Gerd bisa terjadi karena adanya aktivitas asam lambung yang berlebih. Cairan dalam lambung itu sangat asam. PH-nya dapat mencapai satu setengah dan yang mampu menahan asam tersebut hanya dinding lambung. Tujuan dari pada asam lambung adalah membunuh mikro organisme yang masuk melalui mulut.
Jadi ketika lapar akibat mencium makanan tertentu atau disebut memorriable, misal suka makan sate terus mencium asap sate itu memunculkan hormon ghrelin untuk rasa lapar. Urutannya dari hidung mencium asap sate diproses otak kemudian lambung merespons dengan mengeluarkan asam. "Nah, kalau tidak segera diisi makanan, lambung akan mencerna dindingnya sendiri sehingga menimbulkan rasa sakit," papar dr Tirta dalam kanal Youtube Tirta PengPengPeng yang dilansir pada (11/9/2023)
Asam lambung dapat dikeluarkan karena banyak hal. Seperti sensor hormon ghrelin, aktivitas saraf simpatis dan parasimpatis. Jika asam lambung terus menerus mencerna dindingnya sendiri sampai luka dinamakan gastritis. Hal itu bisa menyebabkan stress atau shock. Jika lambung diketahui berlubang dan asamnya keluar menuju usus akan berakibat fatal.
Asam lambung yang dibiarkan naik ke esophagus menjadi heartburn. Jika terus-menerus bisa menyebabkan esophagus berdarah sehingga penderita gerd akan mengalami batuk darah. Ketika muntahan berwarna hijau, itu bukan gerd. Gejala awal gerd pada pagi hari lidah terasa pahit dan dahaknya hijau adalah asam lambung kronis yang disebabkan gaya hidup tidak sehat.
Pemicu gerd pertama adalah rata-rata stress, tertekan, atau insecure. Selanjutnya ada makanan yang membuat asam lambung berlebih, yaitu pedas, asam, alkohol, rokok dan kopi. Yang tidak kalah bahaya, yaitu begadang. Orang-orang dengan pola tidur berantakan menyebabkan saraf-sarafnya terganggu.
Solusi untuk mengatasi gerd yang paling utama adalah mengatur pola makan. Disarankan makan sedikit setiap 2-3 jam sekali agar asam lambung terkontrol. Mengatur pola tidur dan menjauhi makanan serta minuman pemicu. Dianjurkan berolahraga secara konsisten agar dapat mengontrol stress.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
