
Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman. Dok pribadi
JawaPos.com – Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) meminta masyarakat tidak panik setelah dikonfirmasi adanya kasus monkeypox atau cacar monyet pertama di Indonesia. Langkah paling tepat adalah mempertahankan protokol kesehatan meski saat ini ada pelonggaran.
Ketua Satgas Monkeypox PB IDI dr Hanny Nilasari SpKK menuturkan, selain prokes ketat, yang harus dilakukan masyarakat adalah lebih aktif menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). ”Yang merasa bergejala dapat segera berobat dengan menemui dokter terdekat,” katanya.
Sementara itu, epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman menjelaskan, virus monkeypox memiliki masa inkubasi tiga minggu. Artinya, dalam tiga minggu seseorang bisa saja tidak menunjukkan gejala. ”Bisa kurang dari tiga hari penyakit itu bisa menular,” terang Dicky kemarin (21/8).
Menurut dia, jika ada satu kasus diumumkan, tidak berarti itu merupakan yang pertama. Bisa jadi sudah ada kasus cacar monyet sebelumnya. ”Apalagi, mayoritas bergejala ringan,” ungkap Dicky.
Ketika ada penularan komunitas, lanjut dia, itu bukan hal yang mengagetkan. Orang yang tidak bepergian dari luar negeri pun dapat terpapar. ”Kontak tracing bisa dilakukan hingga tiga minggu sebelum diketahui positif cacar monyet,” ujarnya.
Dicky menegaskan bahwa masyarakat umum bisa tertular. Karena itu, dia meminta petugas kesehatan bisa menjadi pendeteksi awal. Jika ada pasien dengan gejala demam hingga muncul ruam, bisa dicurigai. Apalagi jika ada keluhan pembengkakan kelenjar getah bening. ”Saya juga ingatkan kalau kita perlu persiapkan vaksin,” tegasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
