
Photo
JawaPos.com - Amerika Serikat menemukan satu kasus cacar monyet pada ibu hamil. Sebelumnya, kasus cacar monyet ditemukan pada 2 anak-anak. Hal ini membuktikan bahwa kasus cacar monyet tak hanya ditemukan pada kasus sesama jenis.
Sekarang ada lebih dari 3.500 kasus cacar monyet yang tercatat di AS. Dan ada lebih dari 19.000 kasus di seluruh dunia.
Sejauh ini, sebagian besar kasus cacar monyet dalam wabah global ini terjadi di antara pria yang berhubungan seks dengan pria. Tetapi, para ahli selalu menekankan bahwa virus dapat menyebar ke orang-orang di luar populasi tertentu, seperti yang ditunjukkan oleh kasus pada ibu hamil.
Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus menjelaskan beberapa cara penularan cacar monyet. Tidak ada cukup data yang tersedia untuk menyimpulkan apakah orang hamil lebih rentan terhadap cacar monyet atau jika virus menyebabkan gejala yang lebih parah selama kehamilan menurut CDC.
Konon, ada kasus keguguran spontan, lahir mati, dan kelahiran prematur yang terdokumentasi dalam kasus infeksi monkeypox yang dikonfirmasi selama kehamilan. Anak-anak di bawah 8 tahun, orang-orang yang mengalami gangguan kekebalan dan mereka yang memiliki riwayat kondisi kulit tertentu, seperti eksim, juga lebih mungkin mengalami komplikasi parah, kata CDC.
Proses Penularan
Selain penularan melalui kontak seksual, cacar monyet juga dapat menyebar di rumah tangga melalui kontak dekat antar manusia. Misalnya seperti berpelukan dan berciuman, dan pada handuk atau tempat tidur yang terkontaminasi.
Gejalanya
Biasanya, cacar monyet dimulai dengan gejala yang bisa menyerupai flu, seperti kelelahan, demam, dan sakit kepala. Faktanya, beberapa orang yang terkena cacar monyet dalam wabah ini awalnya mengira gejala mereka sebagai jet lag. Kemudian muncul ruam atau lesi cacar monyet mungkin mulai terlihat seperti jerawat atau melepuh dan dapat menyebabkan rasa sakit yang hebat. Ruam berubah melalui beberapa tahap yang berbeda sebelum akhirnya mengelupas dan meninggalkan kulit baru.
Namun, dalam wabah ini, pola gejalanya sedikit berbeda. Orang mungkin tidak pernah memperhatikan atau mengalami gejala awal seperti flu, misalnya, atau mereka mungkin mengalami gejala tersebut setelah ruam muncul. Juga, lesi dalam wabah ini paling sering muncul di daerah mukosa, terutama alat kelamin, anus dan mulut.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
