Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 Januari 2024 | 01.36 WIB

Memperhatikan Waktu Tidur: Cara Mendapatkan Tidur Cepat dan Berkualitas

Ilustrasi tidur nyenyak (pixabay)

JawaPos.com – Tidur pada saat yang tepat sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental kita. Tidur adalah fungsi penting yang memungkinkan tubuh dan pikiran kita untuk meregenerasi.

Selain itu, tidur yang baik juga membantu tubuh tetap sehat dan menolak penyakit. Tanpa tidur yang cukup, otak tidak dapat berfungsi dengan baik. Hal ini dapat merusak kemampuan kita untuk fokus, berpikir jelas, dan memproses memori.

Sebagian besar orang mencari cara untuk dapat tidur lebih cepat tanpa harus begadang. Ada beberapa metode yang bisa di coba :

1. Metode Militer: Metode tidur militer, juga dikenal sebagai military style, adalah teknik yang dikembangkan untuk membantu individu jatuh tidur dengan cepat, terutama berguna dalam situasi stres tinggi.

Metode ini awalnya dirancang untuk personel militer agar bisa jatuh tidur segera ketika perlu istirahat, bahkan di tengah-tengah lingkungan yang keras, stres, atau berbahaya. Metode ini dapat dilakukan dengan meregangkan seluruh wajah terlebih dahulu, termasuk leher, kulit mata, rahang, dan lidah.

Menurunkan bahu dan tangan, biarkan jatuh ke kedua sisi tubuh. Rilekskan kaki Anda secara bertahap, dimulai dari paha, lalu betis, pergelangan kaki, dan kaki. Menjernihkan pikiran selama sepuluh detik.

Membayangkan pemandangan yang menenangkan, seperti menyaksikan gulungan ombak di pantai, berada di ruangan gelap, atau berayun di tempat tidur gantung sambil memandangi awan di langit. Saat pikiran muncul, jangan frustrasi; biarkan saja mereka datang dan pergi. Jika visualisasi tidak mudah, coba ulangi kata “jangan berpikir” pada diri sendiri berulang kali.

2. Metode Pernapasan 4-7-8: Metode ini dilakukan dengan cara menarik nafas tanpa suara melalui hidung selama 4 detik, kemudian menahan nafas selama tujuh detik. Lalu buang nafas dengan suara whoosh selama 8 detik.

Namun, perlu diketahui bahwa metode ini perlu dipertimbangkan untuk seseorang yang memiliki penyakit seperti asma atau COPD karena metode ini dapat memperburuk gejala penyakit tersebut.

3. Skrip Rileksasi: Skrip ini melibatkan gerakan rileksasi, seperti menurunkan kening, merelekskan otot, dan memikirkan tentang apa yang membuat tubuh rileks.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore