Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Maret 2022 | 22.47 WIB

Ikuti 5 Tips Puasa Ramadan Anti Lemas dan Tetap Berenergi

ILUSTRASI RAMADAN: Dimas Pradipta/JawaPos.com - Image

ILUSTRASI RAMADAN: Dimas Pradipta/JawaPos.com

JawaPos.com - Saat berpuasa Ramadan, tubuh harus tetap fit dan tidak lesu meski harus menahan lapar dan haus. Meski di tengah masa pandemi Covid-19, puasa di tahun ini diharapkan tetap dapat terlaksana dengan maksimal dan bugar serta tetap sehat. Bagaimana caranya?

Dalam keterangan resmi Amazfit, Rabu (30/3), individu yang akan menunaikan ibadah puasa wajib untuk melaksanakan sahur dan berbuka dengan kadar gizi yang cukup. Ada beberapa tips yang dapat dicontoh. Apa saja?

1. Jangan Lewatkan Sahur

Pada saat berpuasa nanti diminta jangan sampai melewatkan waktu sahur. Hal ini dikarenakan agar tidak terjadi defisit energi yang drastis pada pagi hari yang nantinya dapat menggangu aktivitas kamu selama seharian seperti lemas dan mengantuk. Karena fungsi sahur sama seperti fungsi sarapan di hari-hari yang lain.

2. Hindari Balas Dendam Saat Berbuka

Hindari juga aksi balas dendam pada saat tiba waktunya berbuka puasa. Hal ini biasa terjadi bagi mereka yang selama seharian penuh menjalani ibadah puasa dan ketika tiba waktunya berbuka mereka cenderung berbuka puasa dengan berlebihan. Hal ini tidak disarankan dikarenakan lambung tidak sanggup dan kaget untuk memproses makanan-makanan yang banyak di waktu yang bersamaan secara tiba-tiba. Nantinya lambung akan menjadi cepat lelah dan menggangu kesehatan lambung dalam jangka waktu panjang. Selain perut begah sebagai efek jangka pendeknya, untuk efek jangka panjang yang ditakutkan adalah akan muncul efek-efek gangguan pencernaan lainnya.

3. Cukup Hidrasi

Dan yang terakhir, jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan air harian agar tubuh tetap terhidrasi secara baik. Atur minum dari mulai sahur, berbuka, dan juga antara berbuka hingga sahur kembali.

4. Menjaga pola tidur

Pada minggu-minggu awal berpuasa biasanya akan terjadi penyesuaian pola tidur, dan ada baiknya untuk dapat segera menyesuaikan hal tersebut. Idealnya waktu tidur yang baik adalah 6-8 Jam per hari. Waktu tidur yang cukup berkaitan dengan produksi hormon leptin yang berfungsi mengurangi nafsu makan. Setidaknya dengan istirahat yang cukup akan mampu mengurangi produksi leptin sekitar 15,5 persen sehingga dapat mengurangi bertambahnya nafsu makan yang berakibat obesitas.

5. Olahraga

Tidur memang dihitung sebagai ibadah yang dikhususkan pada saat bulan suci ramadhan, tapi bukan berarti hal ini absen dari kegiatan rutin berolahraga. Karena berolahraga terbukti bisa menambah energi kita agar tidak mudah lelah untuk berkegiatan sehari-hari. Pada saat puasa tentunya olahraga yang tidak terlalu berat karena memforsir tenaga saat berpuasa dapat berefek buruk juga untuk kesehatan.

Beberapa contoh olahraga ringan yang dapat dilakukan seperti push up, yoga, membersihkan rumah. Ingat pointnya adalah untuk membuat tubuh tetap bergerak dalam kurun waktu yang konsisten selama seharian berpuasa. Setidaknya kita harus bergerak selama 1 menit ketika kita sudah menghabiskan waktu bekerja sambil duduk selama 30 menit.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore