
Pakar Kesehatan dr. Haekal Yassier Anshari dan narasumber lainnya dalam peluncuran Ion Water.
JawaPos.com - Tubuh harus selalu terhidrasi dengan banyak mengonsumsi cairan. Sebab sebanyak 70 persen dari tubuh mengandung air. Setiap hari, seseorang disarankan minum 2 liter air atau 8 gelas minimal.
"Kebutuhan cairan seseorang itu 8 gelas sehari baik itu air putih atau air dari buah dan sayuran. Namun di tengah aktivitas padat, sebaiknya minum cairan ion untuk mengganti cairan yang hilang," kata Pakar Kesehatan dr. Haekal Yassier Anshari, dalam peluncuran Ion Water, Kamis (25/10).
Tubuh mengandung cairan yang terdiri dari air dan ion yang dapat membantu sel tubuh untuk beregenerasi. Namun terkadang cairan dalam tubuh kerap mengalami perubahan karena beragam aktivitas.
"Penting untuk kita dapat mengganti cairan tubuh yang keluar agar fungsi metabolisme tubuh tetap terjaga," ujarnya.
Dia menambahkan, untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang tidak cukup dengan air putih saja karena tubuh juga memerlukan asupan ion untuk menggantikan cairan ion yang hilang setelah beraktivitas. Ion ini kemudian akan meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga dapat memperkuat sistem imun dan meningkatkan kinerja saraf dan otak.
"Kalau aktivitasnya biasa saja tak terlalu padat, air putih cukup. Tetapi cairan ion juga bisa diperoleh dari sayur dan buah dan mengandung antioksidan," ungkap dr. Haekal.
PT Amerta Indah Otsuka meluncurkan Ion Water, minuman ion rendah kalori yang cocok untuk mereka yang ingin mengembalikan cairan dan ion tubuh yang hilang namun dengan komposisi rendah kalori. Riset oleh Mintel mengungkapkan tiga dari empat atau sebesar 75 persen masyarakat urban di Indonesia ingin memiliki pola makan yang lebih sehat. Selain itu, sebanyak 58 persen masyarakat urban Indonesia juga memiliki keinginan untuk melakukan olah raga lebih banyak.
"Ion Water minuman ion rendah kalori memberi manfaat kesehatan serta dapat mendukung masyarakat dalam menerapkan gaya hidup aktif yang lebih sehat”, ujar Marketing Direktur Amerta Indah Otsuka Ricky Suhendar.
Ion Water,memiliki kandungan kalori sebanyak 35 kkal per 250 ml, atau setara dengan 14 kkal per 100 ml. Dengan komposisi ini, maka Ion Water telah memenuhi standar Badan Pengawasan Obat dan Makanan( BPOM ) sebagai minuman rendah kalori.
Komposisi ion dalam Ion Water mirip dengan komposisi cairan tubuh, diantaranya adalah : Natrium 23 mEg/L, Kalium 5 mEg/L, Kalsium 1 mG/L, Magnesium 0.5 mG/L, Klorida 16 mEg/L, Sitrat 10 mG/L dan Laktat 1 mG/L, yang mudah diserap oleh tubuh dan dapatmengembalikan cairan serta ion tubuh dengan optimal. Selain itu, Ion Water juga tidak mengandung pemanis buatan dan pengawet sehingga aman di konsumsi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
