Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Oktober 2018 | 23.09 WIB

Dokter Anjurkan Minum Cairan Ion Saat Aktivitas Padat, Ini Alasannya

Pakar Kesehatan dr. Haekal Yassier Anshari dan narasumber lainnya dalam peluncuran Ion Water. - Image

Pakar Kesehatan dr. Haekal Yassier Anshari dan narasumber lainnya dalam peluncuran Ion Water.

JawaPos.com - Tubuh harus selalu terhidrasi dengan banyak mengonsumsi cairan. Sebab sebanyak 70 persen dari tubuh mengandung air. Setiap hari, seseorang disarankan minum 2 liter air atau 8 gelas minimal.


"Kebutuhan cairan seseorang itu 8 gelas sehari baik itu air putih atau air dari buah dan sayuran. Namun di tengah aktivitas padat, sebaiknya minum cairan ion untuk mengganti cairan yang hilang," kata Pakar Kesehatan dr. Haekal Yassier Anshari, dalam peluncuran Ion Water, Kamis (25/10).


Tubuh mengandung cairan yang terdiri dari air dan ion yang dapat membantu sel tubuh untuk beregenerasi. Namun terkadang cairan dalam tubuh kerap mengalami perubahan karena beragam aktivitas.


"Penting untuk kita dapat mengganti cairan tubuh yang keluar agar fungsi metabolisme tubuh tetap terjaga," ujarnya.


Dia menambahkan, untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang tidak cukup dengan air putih saja karena tubuh juga memerlukan asupan ion untuk menggantikan cairan ion yang hilang setelah beraktivitas. Ion ini kemudian akan meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga dapat memperkuat sistem imun dan meningkatkan kinerja saraf dan otak.


"Kalau aktivitasnya biasa saja tak terlalu padat, air putih cukup. Tetapi cairan ion juga bisa diperoleh dari sayur dan buah dan mengandung antioksidan," ungkap dr. Haekal.


PT Amerta Indah Otsuka meluncurkan Ion Water, minuman ion rendah kalori yang cocok untuk mereka yang ingin mengembalikan cairan dan ion tubuh yang hilang namun dengan komposisi rendah kalori. Riset oleh Mintel mengungkapkan tiga dari empat atau sebesar 75 persen masyarakat urban di Indonesia ingin memiliki pola makan yang lebih sehat. Selain itu, sebanyak 58 persen masyarakat urban Indonesia juga memiliki keinginan untuk melakukan olah raga lebih banyak.


"Ion Water minuman ion rendah kalori memberi manfaat kesehatan serta dapat mendukung masyarakat dalam menerapkan gaya hidup aktif yang lebih sehat”, ujar Marketing Direktur Amerta Indah Otsuka Ricky Suhendar.


Ion Water,memiliki kandungan kalori sebanyak 35 kkal per 250 ml, atau setara dengan 14 kkal per 100 ml. Dengan komposisi ini, maka Ion Water telah memenuhi standar Badan Pengawasan Obat dan Makanan( BPOM ) sebagai minuman rendah kalori.


Komposisi ion dalam Ion Water mirip dengan komposisi cairan tubuh, diantaranya adalah : Natrium 23 mEg/L, Kalium 5 mEg/L, Kalsium 1 mG/L, Magnesium 0.5 mG/L, Klorida 16 mEg/L, Sitrat 10 mG/L dan Laktat 1 mG/L, yang mudah diserap oleh tubuh dan dapatmengembalikan cairan serta ion tubuh dengan optimal. Selain itu, Ion Water juga tidak mengandung pemanis buatan dan pengawet sehingga aman di konsumsi.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore