Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 Desember 2021 | 22.48 WIB

Khasiat Kembang Telang untuk Kesehatan Otak

BERWARNA MENCOLOK: Ita Kusumawati memperlihatkamn minuman dari seduhan bunga telang. Bunga yang baru dipetik mempunyai warna biru yang cerah serta memiliki khasiat yang lebih baik untuk dikonsumsi. (Guslan Gumilang/Jawa Pos) - Image

BERWARNA MENCOLOK: Ita Kusumawati memperlihatkamn minuman dari seduhan bunga telang. Bunga yang baru dipetik mempunyai warna biru yang cerah serta memiliki khasiat yang lebih baik untuk dikonsumsi. (Guslan Gumilang/Jawa Pos)

Telang kian populer. Terutama karena warna biru ungu bunganya yang memang menawan. Dan karena itu, cocok jadi tanaman hias. Ternyata, warna yang mencolok itu bukan sekadar untuk dipandang. Di balik warna yang memikat tersebut, ada banyak khasiat.

---

KEMBANG telang adalah nama lokal untuk tanaman bernama ilmiah Clitoria ternatea dari suku Fabaceae. Pengalaman penggunaan sudah terbukti sebagai pewarna alami makanan dan kain, misalnya pada nasi kerabu dari Malaysia yang warnanya biru. Saat ini bunga telang makin digandrungi orang sebagai bahan dasar pembuatan minuman berwarna ungu, misalnya teh telang. Unik karena warna itu akan berubah saat keasaman minuman berubah, misal pada penambahan air soda.

Ada studi menarik tentang pengaruh penambahan sari bunga telang pada pembuatan makanan dan minuman. Penambahan bunga telang saat membuat sponge cake (kue bolu) meningkatkan kandungan antioksidan dan kandungan senyawa polifenol. Peningkatan itu menurunkan angka indeks glikemik tepung yang dipakai. Indeks glikemik adalah penentu seberapa cepat karbohidrat menaikkan kadar gula dalam darah. Indeks yang rendah akan menurunkan risiko peningkatan kadar gula darah.

Selain bunga, bagian akar dan daun telang sudah diketahui punya manfaat untuk kesehatan. Misalnya, sebagai penghilang rasa sakit, penurun panas, dan antiradang. Juga pastinya punya keuntungan sebagai antioksidan, antidiabetes, antimikroba, pelindung fungsi liver, dan antiasma.

Kandungan mineral pada bunga, antara lain, kalsium, magnesium dan kalium, serta zinc. Ada pula kandungan karbohidrat dan protein. Kandungan zat bioaktif adalah golongan triterpenoid, alkaloid, flavonoid, tanin, dan antosianin.

Antioksidan dan Antihipertensi


Warna bunga memberikan sinyal terdapatnya zat kandungan yang berkhasiat sebagai antioksidan. Itu dinyatakan peneliti Malaysia dalam publikasi 2018 yang menemukan aktivitas antioksidan bunga yang tinggi. Jika kadar zat meningkat, aktivitas juga meningkat.

Aktivitas itu adalah kerja senyawa antosianin yang memang berperan melindungi sel tanaman dari kerusakan akibat sinar matahari. Antosianin termasuk golongan flavonoid yang bekerja sebagai antioksidan dan pemberi warna biru pada telang.

Peneliti Thailand pada publikasi 2021 memastikan peran flavonoid pada ekstrak bunga. Ternyata, hasil studi pada hewan tikus menunjukkan kemampuan untuk menurunkan tekanan darah dan berpotensi menjadi obat antihipertensi. Penelitian itu pun memastikan kandungan utama golongan flavonoid, termasuk senyawa kaemferol dan kuersetin.

Sistem Otak


Peninggalan tertulis menyebutkan pemakaian bunga telang sebagai brain tonic atau dalam bahasa lokal disebut ”medhya”.

Ketertarikan peneliti dimulai sejak lama. Misalnya, penelitian pemakaian ekstrak akar telang selama 30 hari pada hewan tikus. Hasil menunjukkan terjadinya peningkatan kandungan asetilkolin (zat kimia pembawa pesan pada sistem saraf) di hipokampus secara signifikan. Hipokampus adalah bagian otak yang berperan penting pada memori dan emosi. Peningkatan itu kemungkinan adalah dasar kerja kimia sistem saraf untuk perbaikan kemampuan memori dan belajar.

Peneliti India pada terbitan jurnal 2000 menemukan peran ekstrak akar dan bagian tanaman di atas tanah dalam peningkatan kemampuan menyimpan memori. Ekstrak akar terbukti bekerja lebih efektif. Penelitian itu juga membuktikan peningkatan aktivitas asetilkolin dan asetilkolin esterase (enzim katalisator pemecah asetilkolin) melalui pengamatan pada bagian-bagian otak yang berbeda.

Penelitian 2003 menemukan khasiat tanaman kembang telang sebagai antidepresi, antikejang, antistres, mengatasi kegelisahan, dan memperbaiki fungsi kognitif otak.

Penelitian lanjutan terbukti menemukan manfaat tanaman kembang telang. Walau sebatas percobaan pada hewan coba, manfaat untuk kesehatan manusia tidak diragukan. Syarat yang pasti adalah digunakan sejak dini.

ALTERNATIF CARA MENGOLAH TELANG


TEH DARI BUNGA TELANG


Karena lunak, bunga sebaiknya tidak diproses secara berlebihan. Tujuannya, zat kandungan juga tidak rusak.

Cara membuat:

- Beberapa kuntum bunga dibersihkan dengan air mengalir.

- Letakkan dalam pot teh.

- Siram air mendidih, biarkan selama 15 menit hingga timbul warna biru.

- Minumlah dalam keadaan hangat secangkir sehari tanpa penambahan pemanis.

SEDUHAN TELANG SELAIN BUNGANYA


- Bagi yang mempunyai koleksi tanaman kembang telang, manfaatkanlah daun, biji, dan akar secara teratur. Misalnya, dua kali sebulan dalam bentuk minuman teh.

- Biji dan akar dapat direbus sampai mendidih. Kemudian, kecilkan api dan lanjutkan pemanasan selama 10 menit. Minum dalam keadaan hangat.

- Hasil uji pada hewan coba, telang dinyatakan relatif aman. Namun, tentu tidak perlu digunakan berlebihan. Belum ada uji pada wanita hamil dan menyusui.




*) Prof Dr apt Mangestuti Agil MS, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga

YouTube: Kanal Kesehatan Prof Mangestuti

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore