Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Desember 2021 | 04.02 WIB

Dokter Ungkap 3 Alasan Seseorang Gagal Langsing Meski sudah Diet

Asupan serat yang cukup dapat membantu penurunan berat badan. - Image

Asupan serat yang cukup dapat membantu penurunan berat badan.

JawaPos.com - Pandemi Covid-19 telah membuat perubahan besar dalam pola hidup masyarakat, termasuk peningkatan berat badan seiring dengan pembatasan aktivitas. Seseorang yang mengalami kegemukan umumnya berusaha untuk diet sehat. Sayangnya, tak semuanya berhasil untuk menurunkan berat badan.

Dalam konferensi pers bersama klinik lightHOUSE bersama lightCOACH, untuk menurunkan berat badan dalam lightWeight Challenge (LWC), masyarakat diedukasi gaya hidup sehat.

Dalam program itu seseorang melakukan diet disesuaikan berdasarkan kepribadian dan kondisi tubuh masing-masing pasien, didampingi langsung oleh para ahli gizi, dokter hingga psikolog. "Obesitas memicu penyakit lain kardiovaskular, diabetes dan hipertensi. Maka ayolah mulai gaya hidup sehat," kata Head of Marketing lightHOUSE dan lightCOACH Esty Meirizka, Kamis (16/12).

Menurut Ahli Diet dan CEO dan founder lightHOUSE dr. Grace Judio-Kahl berbagai macam diet ketat banyak dilakukan tanpa memperhatikan kondisi dan kebutuhan tubuh karena minimnya akses edukasi masyarakat akan pola diet hingga berujung pada Eating Disorder atau gangguan makan. Pihaknya mendukung gaya hidup sehat masyarakat Indonesia. "Jalani hidup terbebas dari obesitas dan meraih pola hidup sehat di masa pandemi,” jelas dr. Grace.

 

Menurut dr. Grace, sedikitnya ada 3 alasan mengapa seseorang gagal langsing meski sudah diet. Apa saja?


  1. Tak Didampingi Ahli Atau Profesional


Program kontrol berat badan dan kontur tubuh harus dilakukan di bawah supervisi medis oleh tenaga medis yang bersertifikat guna memastikan setiap orang bisa mendapatkan penurunan badan yang tak hanya efektif dan stabil namun juga sesuai dengan kondisi dan kebutuhan tubuh pejuang berat badan.

’’Untuk menjaga berat badan idealnya melalui metode diet yang efektif yang disesuaikan dengan apapun profil mereka. Hasil akhirnya perubahan gaya hidup yang lebih sehat, di mana pasien kami memiliki pemahaman yang baik akan asupan kalori mereka dan bagaimana mengontrol asupan tersebut guna menjaga berat badan,” kata dr. Grace.

 

  1. Disinformasi


Menurut dr. Grace seseorang gagal diet juga karena disinformasi atau mendapatkan informasi yang tak sesuai. Salah satunya hanya memperolehnya dari internet lalu mengikuti polanya. Sehingga diet berjalan kurang tepat dan tidak mencapai target.

 

  1. Terlalu Menyiksa


Seseorang saat diet terlalu berusaha keras sampai melewatkan waktu makan. Akibatnya mereka meresa tersiksa. "Waktu diet sangat tersiksa dalam 2-3 hari saja bertahannya, tetapi setelah itu banyak lagi makannya," tutur dr. Grace. (*)

 

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore