Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 November 2021 | 23.49 WIB

Biduran Termasuk Penyakit Autoimun Kulit, Ketahui Cara Mengobatinya

Ilustrasi pengobatan penyakit kulit Psoriasis. (Florida today) - Image

Ilustrasi pengobatan penyakit kulit Psoriasis. (Florida today)

JawaPos.com - Penyakit gangguan kulit seringkali diremehkan oleh seseorang. Padahal penyakit kulit bisa membuat seseorang merasa tak nyaman. Salah satu penyakit gangguan kulit adalah autoimun kulit.

Dalam webinar bersama Klinik Pramudia, spesialis kulit dan kelamin (Dermato-venereologi) Klinik Pramudia dr. Amelia Soebyanto, Sp.DV mengatakan, ada tiga penyakit autoimun kulit yang harus diketahui. Yaitu Psoriasis, Vitiligo, dan Urtikaria atau yang dikenal dengan biduran. Apa saja itu?

Psoriasis

Menurut dr. Amelia, psoriasis adalah penyakit peradangan kulit yang kronik dan sering kambuh, dapat timbul pada semua usia, terutama 15-30 tahun dan 50-60 tahun. Prevalensi terjadisekitar 0,1-3% dengan Ras Kaukasia paling banyak dilaporkan. Di Indonesia sendiri dilaporkan sekitar 2,5 persen dari populasi, dan dapat mengenai laki-laki maupun perempuan.

Vitiligo

Vitiligo merupakan suatu kelainan kulit berupa bercak putih seperti kapur, kadang disertai gatal. Vitiligo dapat terjadi pada segala usia, namun sekitar 50 persen kasus terjadi sebelum usia 20 tahun dan prevalensi meningkat seiring dengan pertambahan usia.

Urtikaria atau Biduran

Urtikaria, merupakan kondisi di mana terdapat lesi pada kulit yang meninggi dan gatal. Umumnya, lesi tersebut berwarna merah, dan terasa gatal hingga perih. Prevalensi urtikaria autoimun dilaporkan sekitar 0,05-3 persen dan ditemukan 2 kali lebih banyak pada perempuan dengan rentang usia 40-49 tahun.

Secara umum, memang penyakit autoimun kulit bersifat kronis jangka panjang dan kambuhan. Namun hal ini bisa dicegah dengan kontrol rutin dan pola hidup sehat.

Cara Mengatasinya

Pasien tentu harus menerapkan gaya hidup sehat, misalnya makan makanan bergizi yang kaya akan vitamin D dan menghindari rokok. Namun, menjaga kesehatan mental juga tak kalah penting bagi pasien, seperti tetap aktif dan berpikir positif, serta mampu manajemen stres.

"Dan yang terpenting, segera melakukan konsultasi ke dokter spesialis kulit jika
mengalami gejala atau jika mengalami kekambuhan,” katanya.

Cara Mengobatinya

Terkait pengobatan, baik Psoriasis, Vitiligo, maupun Urtikaria tentu memiliki cara pengobatan spesifiknya masing-masing. Namun secara umum, tatalaksana penyakit autoimun kulit yaitu berupa obat oles (topikal), obat minum (oral), obat suntik, maupun fototerapi atau fotokemoterapi.

"Pertimbangan pemberian terapi ini tentu disesuaikan dengan jenis penyakit, luas dan derajat keparahan penyakit, serta kondisi penyertanya atau komorbiditas," jelasnya.

Selain obat-obatan, penatalaksanaan non-medikamentosa juga penting, yakni
dengan menghindari garukan dan trauma, hingga manajemen stress yang baik juga berperan penting dalam membantu mengendalikan penyakit autoimun kulit ini.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore