Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 November 2023 | 23.25 WIB

Polusi Udara Bikin Mata Kering? Dokter Spesialis Mata Beri Solusi Mudah dan Efektif

Ilustrasi kesehatan mata. (Freepik/user18526052) - Image

Ilustrasi kesehatan mata. (Freepik/user18526052)

JawaPos.com – Gangguan kesehatan mata belakangan ini semakin marak dirasakan masyarakat, salah satunya kondisi mata kering.

Selain akibat polusi udara, gangguan kesehatan mata atau kondisi mata kering juga disebabkan oleh beragam faktor. 

Dilansir dari Antara, Kamis (30/11), dokter spesialis mata, dr Denisa Anggi Kurnia, Sp.M membagikan saran kepada masyarakat. 

Apabila sedang mengalami mata kering, dr Denisa menyarakan dengan melakukan kompres hangat pada mata.

Cara mengompresnya bisa dengan menggunakan kain atau waslap bersih yang dicelupkan ke air hangat, kemudian dalam posisi mata terpejam, taruh kain, dan tempelkan ke mata sekitar 5-10 menit.

“Untuk mata kering solusinya kompres hangat di rumah. Sekarang banyak di e-commerce penghangat, jadi tinggal masukkan mikrowave saja, ditempelkan ke mata,” jelas Anggi.

Mata kering merupakan suatu kondisi yang memengaruhi lapisan air mata, tiga lapisan air mata yang menutupi, dan melindungi permukaan mata.

Kondisi ini biasanya memunculkan sejumlah gejala, seperti mata terasa perih dan terbakar, penglihatan kabur terutama saat membaca, ada perasaan gatal atau berpasir seperti ada sesuatu di mata dan ada lendir di dalam atau di sekitar mata.

Gejala lainnya, yaitu mata merah atau iritasi, terutama berlaku saat berada di tengah angin atau di dekat asap rokok serta merasa sakit saat memakai lensa kontak.

Beberapa risiko yang bisa menempatkan seseorang terkena mata kering, di antaranya cuaca, terlalu lama menatap layar, penggunaan lensa kontak serta merokok atau alergi juga dapat meningkatkan risiko mata kering.

Selain itu, Anggi juga menyebutkan jika mengonsumsi obat-obatan tertentu juga dapat meningkatkan risiko mata kering, termasuk beberapa obat yang mengobati depresi, alergi, tekanan darah, glaukoma, menopause, dan nyeri.

Anggi menyarankan kepada masyarakat untuk memeriksa mata secara rutin ke tenaga kesehatan, setidaknya setiap enam bulan sampai satu tahun sekali demi menjaga kesehatan mata.

“Untuk pengguna lensa kontak sebaiknya mengonsultasikan lebih dahulu cara penggunaan lensa kontak yang baik, apabila memang banyak kegiatan yang mengharuskan di depan komputer dan perbanyak aktivitas di luar ruangan,” terang dokter RSUD Jagakarsa itu.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore