Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 November 2023 | 22.09 WIB

Tak Hanya Lansia, Stroke Bisa Terjadi pada Anak Muda! Kenali Penyebab dan Cara Pencegahannya

Ilustrasi stroke usia muda/ freepik.com/jcomp - Image

Ilustrasi stroke usia muda/ freepik.com/jcomp

JawaPos.com – Risiko terkena stroke meningkat seiring bertambahnya usia, tapi siapa sangka bahwa stroke bisa dialami dengan orang yang usianya lebih muda?

Penelitian di Journal Stroke mengungkapkan, 10 hingga 15 persen stroke terjadi pada orang dengan usia 18 hingga 50 tahun. Sebagian besar stroke dialami oleh orang di bawah 45 tahun.

Banyak anak muda yang tidak sadar bahwa mereka memiliki kondisi yang rentan terkena stroke di usia muda.

Perempuan lebih rentan berisiko terkena stroke. Penelitian pada 2022 menemukan, perempuan usia dewasa yaitu usia 18 hingga 45 tahun memiliki risiko stroke.

Hal ini karena sebagian dari perempuan tersebut memiliki jantung iskemik yang tidak proporsional, yang merupakan kondisi ketika aliran darah ke jantung berkurang akibat penyumbatan.

Penyebab Stroke di Usia Muda

Dilansir dari Medical News Today, Selasa (28/11), terdapat dua penyebab utama stroke. Pertama, ketika arteri yang memasok ke darah menuju otak mengalami penyumbatan dan menyebabkan stroke iskemik.

Stroke iskemik jarang terjadi pada orang dengan usia muda dibandingkan dengan orang lanjut usia. Penyebab utama stroke iskemik adalah aterosklerosis.

Aterosklerosis merupakan kondisi di mana timbunan lemak dikenal sebagai garis plak dan menyumbat dinding pembuluh darah yang mensuplai otak.

Kedua, pecahnya pembuluh darah atau disebut stroke hemoragik. Stroke jenis ini terjadi ketika pembuluh darah di dalam otak pecah.

Kondisi ini menyebabkan darah bocor ke ruangan di sekitar otak. Penyebab umum stroke hemoragik adalah tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol.

Hal ini menyebabkan pembuluh darah melemah, yang dikenal sebagai vasculitis tonjolan atau titik lemah pada dinding pembuluh darah otak yang pecah.

Selain penyebab di atas, stroke bisa disebabkan karena obesitas. National Institute Of Diabetes and Digestive and Kidney Disorders mengatakan, obesitas dapat meningkatkan risiko terkena stroke.

Lalu, tekanan darah tinggi dapat merusak atau menyumbat arteri yang memasok darah ke otak. Tekanan darah tinggi berisiko terkena stroke iskemik.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore