Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 November 2023 | 22.55 WIB

39 dari 57 Penderita Monkeypox Pria Penyuka Sesama Jenis, Ada Yang Positif HIV

Ilustrasi cacar monyet. - Image

Ilustrasi cacar monyet.

JawaPos.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merilis kondisi terbaru penularan penyakit cacar monyet atau monkeypox. Menurut data Kemenkes hingga 22 November, ada 57 kasus konfirmasi monkeypox di Indonesia. Mirisnya, 39 di antaranya merupakan pria penyuka sesama jenis.

Selain itu, monkeypox tidak hanya menjangkiti Jabodetabek. Hingga 22 November, ada 57 kasus konfirmasi monkeypox di Indonesia. Dua di antaranya berada di Jawa Timur. Sisanya berada di Banten (6 kasus), Jawa Barat (6), DKI Jakarta (42), dan Kepulauan Riau (1).

Direktur Surveilans Karantina Kesehatan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Farchanny Tri Adryanto kemarin (23/11) menyatakan, selain kasus yang sudah terkonfirmasi, ada delapan orang yang masih berstatus suspect. Artinya, sampel sudah diperiksa di laboratorium, tapi belum keluar hasilnya. ”Ada juga 191 orang yang dinyatakan negatif berdasar hasil labnya,” tuturnya.

Dari 57 kasus itu, sebanyak 33 sudah dinyatakan sembuh. ”100 persen laki-laki dengan rentang usia terbanyak 30 hingga 39 tahun dengan 24 kasus,” bebernya.

Penyakit itu diderita oleh mereka yang memiliki kelainan seks menyimpang. Menurut Farchanny, sebanyak 35 kasus terjadi pada pria penyuka sesama jenis. Lalu, ada juga kasus pada heteroseksual (7). Khusus di Jatim, satu kasus ditemukan di Surabaya dan satu lagi di Madiun.

Berdasar temuan Kemenkes, penderita monkeypox juga memiliki penyakit lain. Yang terbanyak adalah penderita HIV positif, yakni 39 kasus. Selain itu, ada yang mengalami sifilis, hipertensi, hingga TB aktif. ”Sebanyak 51 kasus penularannya karena kontak seksual,” tutur Farchanny.

Kemenkes telah memberikan vaksin. Terutama pada kelompok rentan seperti kontak erat dan orang dengan HIV. Sasarannya 495 orang dan sudah diberikan dosis pertama. Selain itu, dilakukan penyelidikan epidemiologi.

Dokter spesialis penyakit dalam dengan subspesialis penyakit tropis dan infeksi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Lie Khie Chen SpPD-KPTI menyebutkan, kasus monkeypox merupakan penyakit dengan tingkat kematian rendah. Namun, karena RSCM merupakan rumah sakit rujukan, pasien yang dirawat biasanya memiliki penyakit penyerta yang berat. (lyn/c6/oni)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore