
Ilustrasi cacar monyet.
JawaPos.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merilis kondisi terbaru penularan penyakit cacar monyet atau monkeypox. Menurut data Kemenkes hingga 22 November, ada 57 kasus konfirmasi monkeypox di Indonesia. Mirisnya, 39 di antaranya merupakan pria penyuka sesama jenis.
Selain itu, monkeypox tidak hanya menjangkiti Jabodetabek. Hingga 22 November, ada 57 kasus konfirmasi monkeypox di Indonesia. Dua di antaranya berada di Jawa Timur. Sisanya berada di Banten (6 kasus), Jawa Barat (6), DKI Jakarta (42), dan Kepulauan Riau (1).
Direktur Surveilans Karantina Kesehatan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Farchanny Tri Adryanto kemarin (23/11) menyatakan, selain kasus yang sudah terkonfirmasi, ada delapan orang yang masih berstatus suspect. Artinya, sampel sudah diperiksa di laboratorium, tapi belum keluar hasilnya. ”Ada juga 191 orang yang dinyatakan negatif berdasar hasil labnya,” tuturnya.
Dari 57 kasus itu, sebanyak 33 sudah dinyatakan sembuh. ”100 persen laki-laki dengan rentang usia terbanyak 30 hingga 39 tahun dengan 24 kasus,” bebernya.
Penyakit itu diderita oleh mereka yang memiliki kelainan seks menyimpang. Menurut Farchanny, sebanyak 35 kasus terjadi pada pria penyuka sesama jenis. Lalu, ada juga kasus pada heteroseksual (7). Khusus di Jatim, satu kasus ditemukan di Surabaya dan satu lagi di Madiun.
Berdasar temuan Kemenkes, penderita monkeypox juga memiliki penyakit lain. Yang terbanyak adalah penderita HIV positif, yakni 39 kasus. Selain itu, ada yang mengalami sifilis, hipertensi, hingga TB aktif. ”Sebanyak 51 kasus penularannya karena kontak seksual,” tutur Farchanny.
Kemenkes telah memberikan vaksin. Terutama pada kelompok rentan seperti kontak erat dan orang dengan HIV. Sasarannya 495 orang dan sudah diberikan dosis pertama. Selain itu, dilakukan penyelidikan epidemiologi.
Dokter spesialis penyakit dalam dengan subspesialis penyakit tropis dan infeksi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Lie Khie Chen SpPD-KPTI menyebutkan, kasus monkeypox merupakan penyakit dengan tingkat kematian rendah. Namun, karena RSCM merupakan rumah sakit rujukan, pasien yang dirawat biasanya memiliki penyakit penyerta yang berat. (lyn/c6/oni)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
