Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 24 November 2023 | 15.49 WIB

Pasien Monkeypox yang Meninggal Dunia di RSCM Punya Komorbid Berat

Ilustrasi petugas kesehatan memberikan vaksinasi hepatitis A. - Image

Ilustrasi petugas kesehatan memberikan vaksinasi hepatitis A.

JawaPos.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membenarkan satu pasien Monkeypox atau meninggal dunia setelah sebelumnya mendapatkan perawatan intensif selama dua minggu di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Namun begitu, kematian pasien tersebut bukan disebabkan Mpox.

Hal ini dikonfirmasi Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSCM Dr. dr. Lie Khie Chen, Sp.PD-KPTI. "Ada satu kasus di RSCM meninggal, tapi bukan karena Mpox, tapi karena penyebab lain yang sangat kompleks," ucap dr. Lie Khie Chen kepada wartawan, Jumat (24/11).
 
dr. Lie menyebut bahwa saat dirujuk ke RSCM, pasien sudah masuk dengan kondisi komorbid yang berat. Yang bersangkutan juga saat dirawat sudah mengalami komplikasi dan harus menjalani operasi di RSCM.
 
Pasien dimaksud mengalami sumbatan usus kecil dan HIV positif dengan CD 4 yang sangat rendah (CD4=6). Sebelumnya, dr. Lie juga mengatakan bahwa pasien sudah dirawat di RSPI Sulianti Saroso dan rumah sakit lainnya selama kurang lebih 3-4 minggu di rumah sakit lain. 
 
Pasien kemudian dirujuk ke RSCM karena memiliki masalah di pencernaan dan terjadi sumbatan di usus yang kemudian harus dioperasi di RSCM.
 
"Pasca operasi kondisi pasien cukup stabil, namun karena adanya komorbid lainnya, dan juga adanya kondisi lesi yang cukup banyak dan berat sehingga terjadi komplikasi, sehingga setelah 2 minggu perawatan terjadi komplikasi di Paru dan pasien tidak tertolong," tandas dr. Lie.
 
Sebelumnya, satu pasien Monkeypox atau Mpox di Indonesia dinyatakan meninggal dunia hari ini, Kamis (23/11). Pasien tersebut meninggal saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). 
 
"Iya (pasien Mpox di Indonesia meninggal)" kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi JawaPos.com melalui pesan singkat, Kamis (23/11).
 
Ia membenarkan bahwa pasien Mpox yang meninggal dunia itu merupakan pasien dari DKI Jakarta.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore