
Ilustrasi pasangan yang menikah. Sumber: freepik.com
JawaPos.com - Pasangan yang akan menikah harus menyadari pentingnya menjaga kesehatan, terutama melalui pencegahan dengan vaksin pranikah.
Upaya ini bukan hanya sekadar langkah preventif untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga untuk memastikan kesehatan pasangan dan generasi mendatang.
Melibatkan diri dalam melakukan premarital check-up (pemeriksaan kesehatan pranikah) dan vaksinasi merupakan tindakan yang dapat membantu untuk mencegah potensi masalah kesehatan yang mungkin timbul di masa depan.
Oleh karena itu, MSD Indonesia sebagai pionir dalam bidang kesehatan terus mengkampanyekan kesadaran akan pentingnya melakukan vaksin pranikah dan mengajak masyarakat untuk melibatkan diri sejak dini.
Beberapa jenis vaksin pranikah yang dianggap penting dalam persiapan pernikahan dan perencanaan kehamilan, di antaranya Vaksin Human Papillomavirus (HPV) serta Vaksin Campak, Gondongan, dan Rubella (MMR).
Kedua vaksin ini menawarkan perlindungan terhadap berbagai risiko kesehatan yang mungkin dihadapi pasangan yang akan menikah.
Dikutip dari ANTARA, Dokter Penyakit Dalam Subspesialis atau Konsultan Alergi dan Imunologi, Prof. Dr Iris Rengganis, Sp.PD, K-AI, menekankan pentingnya vaksin HPV sebagai upaya pencegahan kanker serviks.
HPV yang umumnya menyebar melalui kontak seksual dapat memiliki dampak serius terutama pada perempuan.
Iris menyampaikan bahwa penularan HPV cenderung meningkat seiring dengan aktivitas seksual di usia dini, berganti-ganti pasangan seksual, dan memiliki pasangan seksual berisiko tinggi.
Oleh karena itu, mendapatkan vaksinasi HPV menjadi langkah bijak terutama untuk calon mempelai wanita.
Tidak hanya perempuan, Iris mengungkapkan ada sekitar 4 dari 10 dari kasus kanker yang disebabkan oleh HPV juga terjadi pada pria. Sayangnya, pemberian dosis vaksin HPV saat ini masih belum merata untuk semua orang apalagi di usia remaja.
"Bahkan, di Amerika hanya sekitar 48 persen remaja berusia 13 hingga 15 tahun yang menerima dosis vaksin HPV yang direkomendasikan pada tahun 2018. Sehingga penting bagi pasangan yang akan menikah untuk mendapatkan vaksinasi HPV," kata dia dalam keterangan pers MSD Indonesia, Rabu (22/11).
Vaksinasi MMR juga menjadi fokus utama, terutama mengingat pernikahan dan kehamilan seringkali tak terpisahkan.
Selain melindungi perempuan dari rubella, vaksin MMR juga berperan dalam mencegah sindrom rubella kongenital pada bayi baru lahir.
Baca Juga: Kemenag Siapkan KUA untuk Beri Bimbingan Pranikah
Iris juga mengatakan perempuan di usia reproduksi juga penting untuk selalu mendapatkan vaksinasi, terlepas dari upaya untuk hamil ataupun tidak.
Perempuan usia subur sebaiknya memeriksakan diri ke dokter untuk memastikan mereka mendapatkan vaksinasi sebelum hamil. Perempuan usia subur yang tidak hamil dan tidak memiliki bukti imunitas harus mendapatkan setidaknya satu dosis vaksin MMR.
"Faktanya sekitar 50 persen dari seluruh kehamilan tidak direncanakan," katanya.
Sementara itu, ibu menyusui juga diingatkan untuk tetap mendapatkan vaksinasi MMR, karena hal ini tidak akan mengganggu respons terhadap vaksin dan bayi yang disusui tidak akan terpengaruh oleh vaksin melalui ASI. Bagi ibu hamil, sebaiknya pemberian vaksin HPV dan MMR ditunda hingga setelah melahirkan.
"Oleh karena itu, vaksin HPV dan vaksin MMR penting untuk didapatkan oleh mereka yang akan memasuki jenjang pernikahan, karena manfaatnya yang dapat memberikan perlindungan tidak hanya kepada calon mempelai tapi juga pada calon keturunan agar tetap sehat dan berkualitas,” tutup Iris Rengganis.
***

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
