
Seseorang Melakukan Olahraga untuk Menjaga Kestabilan Cairan Tubuh (sported.ae)
JawaPos.com - Untuk menjaga kesehatan optimal, sangat penting bagi orang dewasa untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh setiap hari sesuai dengan kapasitasnya.
Dengan mengonsumsi setidaknya dua liter air per hari, tubuh dapat menjaga fungsi sel, jaringan, dan organ agar tetap optimal, memastikan berbagai proses biologis berjalan dengan lancar.
Dilansir tertulis dari siloamhospitals.com oleh JawaPos.com menerangkan, overhidrasi merupakan kondisi yang terjadi ketika tubuh menerima kelebihan cairan.
Meskipun mengkonsumsi air putih memiliki berbagai manfaat penting bagi kesehatan, terlalu banyak minum dapat mengakibatkan dampak negatif.
Salah satunya adalah terjadinya kondisi overhidrasi. Kondisi ini dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit dalam tubuh, yang pada gilirannya dapat berpotensi merugikan keseimbangan cairan dan fungsi organ-organ vital.
Oleh karena itu, penting bagi individu untuk memahami batas kebutuhan cairan tubuh dan menjaga keseimbangan konsumsi air agar tetap sesuai dengan kebutuhan fisiologis tubuh.
Jika tubuh mengalami kelebihan cairan atau overhidrasi, hasilnya mencakup gangguan keseimbangan elektrolit, seperti penurunan kadar natrium dalam darah.
Lalu apa yang terjadi akibat kelebihan cairan atau overhidrasi. Akibat yang terjadi adalah sebagai berikut ini:
Air, sebagai komponen utama tubuh yang menyusun sekitar 50–70 persen bagian tubuh, esensial untuk fungsi optimal setiap organ, jaringan, dan sel.
Meskipun penting untuk memenuhi kebutuhan cairan dengan mengonsumsi air secara rutin, tetapi perlu diingat bahwa konsumsi berlebihan dapat mengakibatkan overhidrasi.
Yang berpotensi menyebabkan gangguan keseimbangan elektrolit seperti hiponatremia dan bahkan pembengkakan paru pada kondisi ekstrim.
Overhidrasi, dapat terjadi baik akibat konsumsi berlebihan air maupun karena ketidakmampuan ginjal untuk mengeluarkan kelebihan cairan, berpotensi membahayakan dan dapat menyebabkan keracunan air pada tubuh.
Kondisi itu terjadi ketika tubuh menerima terlalu banyak air, memiliki risiko tinggi pada atlet selama pertandingan dan dapat dipengaruhi oleh kondisi medis seperti skizofrenia, penggunaan obat MDMA (ekstasi), obat antipsikotik, dan diuretik.
Beberapa gangguan medis yang dapat menyebabkan retensi air pada tubuh melibatkan gagal jantung kongestif, penyakit hati, gangguan ginjal, sindrom hormon antidiuretik yang tidak sesuai, penggunaan obat antiinflamasi, dan diabetes yang tidak terkendali.
Overhidrasi, yang kadang tidak menunjukkan gejala, dapat teridentifikasi melalui warna urine yang jernih atau tidak berwarna, karena warna urine merupakan indikator kecukupan cairan dalam tubuh, dan beberapa gejala tambahan mungkin termasuk peningkatan frekuensi buang air kecil.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
