Seorang ibu terpaksa menggunakan tungku kayu bakar dan membiarkan kompor gasnya teronggok karena kelangkaan elpiji 3 kilogram.
JawaPos.com - Menurut laporan, kompor gas di seluruh Eropa telah menghasilkan partikel beracun yang berkontribusi pada kasus asma pada anak-anak di dapur, ruang keluarga, dan kamar tidur.
Para peneliti menemukan bahwa rumah-rumah yang menggunakan kompor gas memiliki tingkat nitrogen dioksida yang hampir dua kali lipat lebih tinggi daripada rumah-rumah yang memasak tanpa menggunakan gas.
Dilansir oleh JawaPos.com dari theguardian.com, sebuah penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan Belanda menguji kualitas udara di 247 rumah.
Menemukan bahwa rata-rata tingkat nitrogen dioksida (NO2) hampir dua kali lipat lebih tinggi pada rumah yang menggunakan kompor gas dibandingkan dengan rumah yang menggunakan kompor listrik.
Dalam kelompok yang menggunakan kompor gas, satu dari empat rumah melebihi tingkat polusi per jam yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia, sementara dalam kelompok yang menggunakan kompor listrik, tidak ada yang melampaui batas tersebut.
Piet Jacobs, ilmuwan dari Organisasi Penelitian Ilmiah Terapan Belanda mengatakan, perubahan ke alat masak listrik, sebaiknya dikombinasikan dengan penggunaan tudung ventilasi yang dirancang dengan baik.
Untuk mengurangi paparan terhadap partikel tingkat tinggi dari memasak dapat menurunkan nilai-nilai ini menjadi di bawah tingkat yang direkomendasikan.
Pembakaran gas untuk memasak makanan dapat melepaskan polutan yang merusak paru-paru dan saluran udara, berpotensi berhubungan dengan asma pada anak-anak, meskipun hubungan sebab akibat belum terbukti.
Mereka menemukan bahwa peningkatan polusi dapat berlanjut selama beberapa jam dan intensitasnya meningkat dengan durasi memasak yang lebih lama.
Secara keseluruhan, dalam periode pengujian selama 13 hari, batas harian yang ditetapkan oleh WHO untuk polusi NO2 dilanggar rata-rata selama 3,25 hari.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
