Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 November 2023 | 15.45 WIB

Mengenal Post-traumatic Stress Disorder, Gejala dan Cara Penyembuhannya

ILUSTRASI - Image

ILUSTRASI

JawaPos.com – Penyakit mental belakangan ini banyak sekali dibahas. Tak jarang dialami dari kalangan artis maupun anak muda lainnya. Salah satu contoh penyakit mental atau penyakit kejiwaan adalah Post-traumatic Stress Disorder (PTSD).

Dilansir dari American Psychiatric Association, PTSD bisa saja diidap oleh seseorang yang memiliki pengalaman atau menjadi saksi suatu peristiwa di masa lalu yang mengerikan. Pengalaman itu menyebabkan fisik ataupun mental seseorang terserang. Contohnya, pada seseorang yang pernah mengalami bencana alam, perang, pengeroyokan, pemerkosaan, trauma sejarah, atau kekerasan dalam hubungan.

Lalu untuk mengetahui apakah seseorang memiliki penyakit post-traumatic stress disorder, diperhatikan ciri-ciri berikut ini:

1. Penderita PTSD memiliki pikiran dan perasaan yang sangat mengganggu terkait dengan trauma yang pernah dialami sebelumnya.

2. Mereka yang mengalami PTSD juga masih bisa merasakan yang pernah mereka alami walaupun kejadiannya sudah berakhir.

3. Pengidap Post-traumatic Stress Disorder juga bisa menghidupkan kembali kejadian mengerikan itu hanya dengan memikirkan kembali atau dalam mimpi.

4. Orang yang memiliki penyakit itu biasanya suka memisahkan diri dari orang lain dan dapat merasa sedih, marah, dan takut ketika berdekatan dengan orang lain.

5. Biasanya jika ada orang yang mengingatkan tentang kejadian mengerikan tersebut, mereka bisa menunjukkan reaksi negatif yang kuat sampai berteriak dan memukul.

Untuk penyakit Post-traumatic Stress Disorder, ciri-ciri itu akan berlangsung lebih dari satu bulan, bisa berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun dan mengganggu kegiatan sehari-hari.

Berikut ini adalah cara penyembuhan bagi penderita Post-traumatic Stress Disorder menurut ‘American Psychiatric Association’:

Untuk diketahui, orang yang pernah mengalami trauma belum tentu mengidap PTSD. Orang yang mengidap PTSD belum tentu harus mendapatkan perawatan psikiatri.

Bagi beberapa orang, gejala PTSD segera surut dalam waktu tertentu dengan sendirinya. Bisa jadi karena situasi sudah membaik. Ada juga yang butuh bantuan dari keluarga dan teman terdekatnya untuk memberikan kembali nilai-nilai hidup agar bisa kembali normal. Namun, tak sedikit juga dari penderita PTSD yang memang membutuhkan seseorang yang ahli di bidangnya untuk menyembuhkan.

Psikiatri atau orang yang ahli di bidangnya memiliki beberapa metode untuk menyembuhkan PTSD. Seperti, metode dengan treatment rutin setiap harinya. Ada juga metode pengobatan untuk menekan stres yang dihadapi setiap hari.

Maka dari itu, jika dirasa tidak ada yang bisa membantumu untuk menyembuhkan penyakit itu, datanglah ke ahlinya sesegera mungkin.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore