Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 November 2023 | 01.22 WIB

Masyarakat Diimbau Lakukan 7 Hal Ini Untuk Meminimalisir Penyebaran Cacar Monyet

 

Ilustrasi cacar monyet dan pasien dalam perawatan cacar monyet oleh tim medis.

JawaPos.com — Cacar monyet atau Monkeypox merupakan salah satu penyakit zoonosis. Penyakit zoonosis yaitu penyakit yang menular dari hewan ke manusia.

Penyakit ini merupakan penyakit endemik dari Afrika barat dan Afrika tengah yang disebabkan oleh adanya infeksi virus human monkeypox (MPXV) orthopoxvirus dari famili poxviridae.

Cacar monyet sudah meyebar hampir satu tahun sejak Indonesia mengonfirmasi adanya kasus pertama cacar monyet pada 20 November 2022 lalu.                             

Pasca muncul dan bertambahnya kasus cacar monyet yang terkonfirmasi di Indonesia, hingga saat ini masyarakat kerapkali merasa cemas dan waspada.

Namun, juru bicara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengimbau agar masyarakat tidak panik atas penambahan kasus ini.

Selain karena daya tular cacar ini yang cukup rendah, fatalitas atau perbandingan antara jumlah kasus dan orang meninggal tidak terlalu signifikan.

Penderita monkeypox akan sembuh dengan sendirinya selama tidak ada komorbid dan infeksi tambahan yang dapat memperparah kondisi penderita.

Meski begitu, penyakit ini telah ditetapkan sebagai salah satu darurat kesehatan internasional oleh Organisasi Keehatan Dunia (WHO).

Hal tersebut diungkapkan secara langsung oleh Tedros Adhanom Ghebreyesus selaku Sekretaris Jenderal World Health Organization sejak awal kemunculan cacar monyet ini pada 2022, Jumat (22/7).

Oleh sebab itu, kemungkinan lonjakan kasus masih tetap ada dan masyarakat dirasa tetap perlu melakukan langkah sebagai upaya membantu pemerintah dalam meminimalisir penyebaran cacar monyet ini.

Dalam upaya meminimalisir penyebaran penyakit cacar monyet, ada beberapa imbauan pemerintah yang dapat dilakukan oleh masyarakat, yaitu:

1. Rutin mencuci tangan

Mencuci tangan dengan rutin dan benar mesti dilakukan dengan menggunakan sabun dan air bersih mengalir. Bila tidak ada keran, kita bisa menggunakan timba atau wadah lain untuk mengalirkan air.

2. Hindari kontak dengan hewan atau orang yang dapat menjadi reservoir virus

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore