
Ilustrasi konsumsi teh hijau
JawaPos.com - Obesitas dan diabetes tipe 2 adalah masalah kesehatan masyarakat akibat gaya hidup tak sehat. Apalagi orang yang kegemukan atau obesitas, berisiko terkena diabetes. Selain membatasi asupan makanan atau obat-obatan, penting juga untuk mengonsumsi berbagai makanan dan minuman yang bisa mengendalikan gula darah. Dalam penelitian, terungkap bahwa teh hijau bisa menurunkan kadar gula dalam darah.
Dilansir dari Express.co.uk, Kamis (24/12), ilmuwan dari Universitas Goias di Brasil mengamati bagaimana teh hijau dan obat diabetes (metformin) bekerja pada 120 perempuan non-diabetes yang kelebihan berat badan. Mereka menyimpulkan bahwa teh hijau lebih unggul daripada metformin dalam meningkatkan kontrol gula darah pada perempuan yang berisiko diabetes.
Menulis di jurnal Clinical Nutrition ESPEN, mereka mengatakan ekstrak teh hijau adalah alternatif yang menjanjikan untuk mengurangi risiko diabetes tipe 2 pada perempuan yang kelebihan berat badan. Bagi orang yang sudah didiagnosis diabetes tipe 2, teh hijau mungkin bisa membantu mengatur kadar gula darah.
Menurut penelitian, konsumsi teh hijau dikaitkan dengan penurunan kadar glukosa puasa dan kadar A1C, serta penurunan kadar insulin puasa, yang merupakan ukuran kesehatan diabetes.
The Pacific College of Oriental Medicine menyarankan bahwa teh hijau mengandung antioksidan. Antioksidan ini bersifat antikanker, penurun kolesterol, dan manajemen tekanan darah. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di National Library of Medicine National Institutes of Health AS, efek teh hijau pada obesitas dan diabetes tipe 2 juga sudah diteliti.’’Teh hijau (camellia sinensis) adalah salah satu minuman paling populer di dunia, terutama di negara-negara Asia termasuk Korea, Tiongkok, dan Jepang. Hal kecil yang dapat berdampak besar pada kesehatan masyarakat,’’ ulas para peneliti.
Berbagai penelitian telah menunjukkan efek menguntungkan dari teh hijau, tidak hanya pada penyakit kardiovaskular tetapi juga pada obesitas dan diabetes tipe 2 itu sendiri. Dalam studi kohort retrospektif yang dilakukan di Jepang, 33 persen pengurangan risiko diabetes tipe 2 ditemukan pada subjek yang mengonsumsi enam atau lebih cangkir teh hijau setiap hari dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi kurang dari satu cangkir per minggu.
Studi tersebut menyimpulkan bahwa bukti dari studi epidemiologi menunjukkan kemungkinan teh hijau menjadi strategi baru untuk pengobatan atau pencegahan obesitas dan diabetes.
Manfaat minum teh hijau antara lain meningkatkan sensitivitas insulin, menjaga kesehatan tekanan darah, mencegah penggumpalan darah, mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, dan mengurangi risiko terkena kanker. (*)
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=xw3aExv38NQ

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
