Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 September 2023 | 03.23 WIB

Paham Demensia lewat Buku ABCD

Dr dr Valentinus Besin SpN (tiga dari kanan) saat peluncuran buku Ayo Bersama Cegah Demensia (ABCD) di auditorium Prodia Diponegoro lantai 9, Sabtu (23/9). - Image

Dr dr Valentinus Besin SpN (tiga dari kanan) saat peluncuran buku Ayo Bersama Cegah Demensia (ABCD) di auditorium Prodia Diponegoro lantai 9, Sabtu (23/9).

JawaPos.com–Kasus demensia makin banyak terjadi di masyarakat, terutama usia lanjut. Dari sejumlah penelitian dan jurnal, demensia dapat dijumpai pada usia lanjut dan usia muda. Hal itu diungkapkan Dr dr Valentinus Besin SpN.

Jumlah orang dengan demensia diprediksi meningkat menjadi 152 juta pada 2050, terutama di negara berpendapatan rendah dan menengah. Demensia memiliki penyebab yang tidak bisa dimodifikasi, contohnya genetik. Di sisi lain, masyarakat harus aktif mencegah faktor risiko yang bisa dimodifikasi. Faktor risiko yang bisa dimodifikasi itu dituangkan dalam buku Ayo Bersama Cegah Demensia (ABCD).

”Upaya mencegah demensia harus diketahui dan dimulai sejak dini oleh siapa pun dan usia berapa pun. Hal ini yang menjadi alasan kami menulis buku itu,” ujar dr Valen, sapaan Dr dr Valentinus Besin SpN, saat peluncuran buku itu di auditorium Prodia Diponegoro lantai 9 Sabtu (23/9).

Buku Ayo Bersama Cegah Demensia (ABCD).

Buku yang ditulis dr Valen itu menghadirkan lima bab yang informatif dan menarik. Pertama, Hei Demensia! Kenalan Bentar, Yuk! Kedua, Masa Mudaku = Masa Emasku yang membahas upaya anak muda meraih ilmu setinggi tingginya, belajar bahasa, dan say no to pornografi. Ketiga, Perilaku & Gaya Hidup yang salah satunya menekankan bahwa kontak sosial itu penting. Tak hanya berinteraksi lewat video call atau belajar visual.

Keempat, Kondisi Kesehatan yang Harus Diwaspadai, membahas tentang penyakit kencing manis, hipertensi, serta gangguan pendengaran. Kelima, Kamu Membaca, Kamu yang Menyimpulkan.

Dalam buku tersebut, dr Valen yang merupakan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Surabaya serta dokter spesialis neurologi di RS Premier Surabaya dan Klinik Prodia Jemursari Surabaya, menyajikan jurnal jurnal update terkait pencegahan demensia.

Selain itu, ada penulis kedua yakni Dr Drs Gaspar Besin MPd yang merupakan pengajar senior di bidang sastra Inggris di Universitas Surabaya. Dia menyajikan materi tentang bahasa dan pengaruhnya terhadap pencegahan demensia.

Ada lima BAB dalam buku ABCD ini: 

  1. Hei Demensia ! Kenalan Bentar, Yuk !
  2. Masa Mudaku = Masa Emasku

yang membahas: meraih ilmu setinggi-tingginya, belajar bahasa, say no to pornografi, dll.

  1. Perilaku & Gaya Hidup

yang membahas: menghindari obesitas, alkohol, rokok, dll.

  1. Kondisi Kesehatan yang Harus Diwaspadai

yang membahas penyakit kencing manis, hipertensi, gangguan pendengaran, dll.

  1. Kamu yang Membaca, Kamu yang Menyimpulkan

Kelebihan buku ABCD:

  1. Ditulis dalam bahasa awam, yang dapat dinikmati mulai usia remaja dan dewasa muda, apalagi membahas alasan mengapa harus belajar setinggi-tingginya, belajar bahasa, menjauhi pornografi, menjauhi alkohol, menjauhi alkohol, menjauhi perilaku ‘mager’ alias malas gerak, yang banyak didominasi oleh usia muda. Untuk usia dewasa dan usia lanjut akan dibahas hubungan sejumlah penyakit dengan demensia. 
  2. Ada sejumlah komik lucu di masing-masing BAB nya.
  3. Ada sejumlah pantun di pengantar sebelum memasuki BAB selanjutnya. 
  4. BAB lima-nya berbeda dan lebih seru, karena ada kuis berupa pertanyaan yang harus diisi pembaca setelah menyelesaikan membaca satu buku. Ada websitenya yaitu ayobersamacegahdemensia.com/kuis atau melalui scan barcode yang ada di halaman BAB 5. Setiap empat bulan sekali akan diundi dua pembaca beruntung yang mendapatkan voucher pemeriksaan darah dengan nominal yang sangat menarik, dari klinik Prodia, yang dapat digunakan di seluruh Indonesia. Kuis ini berlaku hingga 31 Desember 2026. 
  5. Referensi yang digunakan banyak sekali. Ada sekitar 120 referensi yang digunakan, dan banyak yang baru, jadi jangan meragukan kualitas ilmiah buku ABCD.
  6. Ditulis oleh dua orang Doktor yang merupakan dosen pengajar di Universitas Surabaya
  7. Editornya dua orang yang sudah berpengalaman, akan tampak dari bahasa medis yang mudah dimengerti dan alur bahasa yang tidak rumit dan menarik, serta dibumbui segi psikologis di dalamnya. (nov)                    

 

Photo

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore