
Photo
JawaPos.com - Banjir yang terjadi di wilayah Jabodetabek beberapa hari ini membuat sejumlah penyakit mengintai. Salah satu yang paling harus diwaspadai adalah penyakit kencing tikus dan juga kedinginan berlebihan.
Kencing tikus, atau dikenal dengan leptospirosis, adalah infeksi yang ditularkan hewan pengerat atau tikus. Infeksi ini biasa muncul saat musim banjir. Penularan bisa terjadi pada manusia jika punya luka lecet kulit dan mukosa hidung, mulut dan mata. Paparan melalui air yang terkontaminasi oleh urin dari tikus adalah penularan infeksi yang paling umum. Penularan dari manusia ke manusia jarang terjadi.
Satu jenis penyakit lain yang paling sering dialami korban banjir adalah hipotermia alias kedinginan yang berlebihan. Khususnya bagi mereka orang yang rentan seperti anak-anak, lansia, dan orang-orang dengan penyakit kronis
"Pada dasarnya saat banjir berbagai hal dapat terjadi. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada beberapa risiko yang mungkin terjadi saat terjadi bencana banjir, yaitu penyakit menular dan risiko celaka. Penyakit menular dibagi atas water borne disease (penyakit yg dibawa dan ditularkan melalui air seperti typhoid/tipes, cholera, hepatitis A, dan leptospirosis) dan vector borne disease (penyakit yg dibawa dan ditularkan melalui binatang seperti malaria, dengue)," kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Internist & Vaccinologis dari In Harmony Clinic, dr. Kristoforus HD, SpPD kepada JawaPos.com.
Menurut Kristo, risiko kecelakaan seperti tenggelam, trauma, dan tersetrum listrik, hingga hipotermia berpotensi terjadi. Risiko kematian terbesar pada bencana banjir biasanya adalah tenggelam, dan ini biasanya terjadi akibat luapan air yang mendadak dan masif, bukan karena air yang mengalir.
"Hipotermia yang dalam bahasa awam dikatakan kedinginan, dengan atau tanpa tenggelam, dapat terjadi pada setiap adanya bencana banjir," katanya.
Biasanya, hipotermia paling sering terjadi bila terjadi banjir akibat pecahan batu es, atau pada sungai yang memiliki lapisan es di permukaannya. "Namun demikian, hipotermia tidak hanya disebabkan oleh banjir dengan luapan air es. Sebagian besar air yang mengalir saat banjir, biasanya memiliki suhu yang lebih rendah daripada suhu inti tubuh manusia," tuturnya.
Dalam kondisi ini tindakan pertolongan utama yang dapat dilakukan sebelum korban dibawa ke rumah sakit adalah pencegahan hilangnya panas tubuh. Suhu tubuh penderita hipotermiaharus kembali ditingkatkan ke tahap normal untuk menghindari gangguan irama jantung akibat turunnya suhu inti tubuh tersebut.
Untuk pertolongan pertama bagi orang yang mengalami hipotermia, penolong harus menyarankan korban untuk meminimalisasi gerakan tubuh dan menunggu bantuan dengan sabar. Bila perlu, dapat diberikan bantuan oksigen pada korban. Letakkan korban ditempat yang hangat dan hindari penguapan atau pelepasan panas tubuh.
Pakaian basah harus dilepas dan diganti selimut yang kering atau kantong tidur (sleeping bag), serta berikan kompres hangat di ketiak, lipatan paha dan perut. Selain itu, dapat juga dilakukan skin to skin contact, misalnya dengan pelukan apabila tidak ada kompres hangat.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
