
Ilustrasi. Kegemukan bisa diantisipasi dengan mengetahui tanda-tandanya. (Verywell Fit)
JawaPos.com - Edukasi penggunaan pil kontrasepsi (pil KB) mencegah kehamilan atau mengatur jarak kehamilan, sejauh ini masih dipengaruhi berbagai mitos. Kaum hawa masih takut dan ragu menggunakan pil KB karena kurangnya pengetahuan dan informasi.
Dari mulai khawatir gemuk, terkena kanker payudara, hingga rahim kering. Dalam diskusi baru-baru ini di Jakarta, Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dr. Boy Abidin, SpOG(K), menjelaskan berbagai mitos yang salah seputar pil kontrasepsi.
1. Pil Kontrasepsi Bikin Rahim Kering
Jawabannya : Mitos
Pil KB cara kerjanya menekan terjadinya ovulasi. Membuat lendir Miss V menjadi lebih pekat sehingga menjadi penghalang. Sehingga mencegah sperma masuk dan membuat batasan di dinding rongga rahim. Sehingga sel telur tidak siap untuk menerima dan menghidupi pembuahan.
"Dan pil kontrasepsi juga saya berikan pada pasien yang belum menikah jika memang mengalami masalah fase menstruasi yang tak teratur. Ibunya sering khawatir nanti rahimnya kering, enggak bisa punya anak. Enggak kok, kita kan mau mengatur kadar hormonnya. Setelah teratur maka bulan ke 3-5 setop," ujar dr. Boy Abidin.
2. Pil Kontrasepsi Bikin Gemuk
Ilustrasi pil KB.
Ilustrasi. Penggunaan Pil KB dikhawatirkan bisa menyebabkan kegemukan. (Verywell Fit)
Jawabannya : Mitos
Perlembangan pil kontrasepsi modern saat ini semakin dibuat dengan menekan hormon, dan tidak bikin gemuk. Begitu juga dengan kadar jenis hormon yang modern, beda dengan kontrasepsi sebelumnya justru bisa mengurangi produksi minyak.
"Pil kontrasepsi bikin gemuk juga pendapat yang enggak tepat, ada pil kontrasepsi modern yang bisa ditekan kadar hormonnya," jelasnya.
3. Pil Kontrasepsi Picu Kanker Payudara
Jawabannya : Mitos
Selama seseorang tidak terbukti ada riwayat kanker payudara, maka tidak ada masalah jika menggunakan pil kontrasepsi. Dan, jika baru terbukti tumor jinak, bukan kanker, pil kontrasepsi bisa digunakan dengan dosis rendah.
"Pil KB justru mencegah kanker ovarium dan rahim," katanya.
4. Pil Kontrasepsi Picu Jerawat
Jawabannya : Mitos
Pil KB justru memiliki kandungan anti-androgenik dan anti-mineralokortikoid. Kandungan anti-androgenik ini bisa membantu mengurangi sebum, mengurangi masalah mudah berjerawat, serta mempercantik kulit dan rambut.
"Perempuan juga punya hormon laki-laki lho. Pernah lihat perempuan kumisan? Punya jerawat? Itu kalo diperiksa kadar androgeniknya tinggi. Androgen itu harusnya dipecah menjadi estrogen," jelas Boy.
5. Pil Kontrasepsi Memicu ASI Kering
Jawabannya : Mitos
Lalu jika ibu menyusui bisa menggunakan pil kontrasepsi dengan batasan hormon. Pilnya hanya berisi kandungan progesteron saja. "Ibu menyusui jangan minum pil kombinasi dengan estrogen, hanya progesteron saja," tegasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
