
Photo
JawaPos.com - Daun salam dan kayu manis biasa digunakan untuk memasak. Namun, ketika keduanya dicampur dan dijadikan teh, gabungan keduanya bisa bermanfaat sebagai obat.
Daun salam memiliki sifat antioksidan, anti-jamur, dan sifat penyembuhan lainnya. Ketika dikombinasikan dengan kayu manis, keduanya menjadi ramuan yang sempurna untuk membakar lemak.
Dilansir dari First For Woman, Sabtu (27/7), untuk membuat rebusan minuman daun salam dan kayu manis sangat mudah. Anda juga bisa menambahkan madu atau gula stevia sebagai pemanis. Siapkan 3-5 lembar daun salam, 1 ruas kayu manis, 1 gelas air, madu secukupnya.
Didihkan air, daun salam dan kayu manis ke dalam air, dan dididihkan selama 10 hingga 20 menit. Saring, tambahkan madu yang diinginkan, dan sajikan. Bisa juga diminum dingin atau disimpan di dalam kulkas.
Manfaat Daun Salam dan Kayu Manis
1. Obat Gangguan Pencernaan
Daun salam dikenal sebagai ramuan penyembuhan yang kuat untuk penyakit seperti gangguan pencernaan dan masalah pernapasan. Daun salam juga digunakan secara topikal untuk mengobati berbagai penyakit lain seperti ketombe dan jerawat.
2. Anti Kanker
Dalam ilmu pengetahuan modern, daun salam diakui karena kemampuannya untuk meningkatkan kesehatan. Sebuah penelitian pada bulan April 2014 yang diterbitkan dalam jurnal Records of Natural Products menemukan bahwa daun salam dapat membunuh sel kanker payudara.
3. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
Daun salam juga mengandung antioksidan seperti vitamin C yang membantu mengurangi radikal bebas dalam tubuh dan meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.
4. Menurunkam Berat Badan
Daun salam memiliki sifat anti-jamur yang membantu menghilangkan pertumbuhan berlebih dari bakteri berbahaya seperti Candida dalam mikrobioma usus. Menurut beberapa penelitian, pertumbuhan berlebih Candida dalam usus dapat mempengaruhi metabolisme kita secara negatif dan dapat menyebabkan kenaikan berat badan, kelelahan, dan masalah pencernaan. Terlebih lagi, daun salam bisa meningkatkan pencernaan dengan merangsang saluran pencernaan dan mempromosikan buang air kecil. Dengan demikian, enzim dalam daun salam membantu mengurangi toksisitas keseluruhan serta meningkatkan penyerapan nutrisi dalam tubuh.
5. Stabilkan Gula Darah
Sebuah studi Januari 2009 yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Biochemistry and Nutrition menunjukkan bahwa daun salam menstabilkan kadar gula darah serta menurunkan LDL (kolesterol jahat) sekaligus meningkatkan kolesterol HDL (baik). Sementara, satu studi tahun 2003 yang diterbitkan dalam jurnal Diabetes Care menunjukkan bahwa kayu manis terbukti bisa menstabilkan kadar gula darah puasa dan trigliserida. Seperti daun salam, kayu manis juga dapat mengurangi kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
