
KONSERVASI GIGI: Pasien perawatan konservasi gigi ingin mempertahankan gigi mereka selama mungkin di dalam mulut.
JawaPos.com SURABAYA – Di Instalasi Gigi dan Mulut RSUD–dr Soetomo, pasien mendapatkan pelayanan gigi dan mulut dengan standarprima. Pasalnya, para dokter dan staf medis bekerja dengan profesional.
Visi profesionalisasi pelayanan kesehatan gigi dan mulut itu berlandaskan etika moral dan kepentingan pasien. Instalasi ini juga mempunyai misi meningkatkan taraf kesehatan gigi dan mulut melalui tindakan pencegahan, pengobatan, dan pemulihan.
Instalasi gigi dan mulut memberikan tujuh pelayanan spesialisasi sesuai dengan kondisi pasien dan tindakan yang perlu dilakukan. Yang pertama adalah pedodonsi. Ini merupakan pelayanan pencegahan perawatan komprehensif semua kelainan dan penyakit gigi dan mulut pada anak.
Yang kedua adalah Ortodonsi atau pelayanan perawatan susunan gigi untuk mencapai fungsi pengunyah dan hubungan antara rahang dengan profil wajah yang lebih baik.
Yang ketiga adalah konservasi gigi atau perawatan estetik dan kosmetik gigi, pencegahan, dan penanggulangan karies. Yang keempat adalah bedah mulut, yakni, pencabutan gigi impaksi, tumor, dan rekonstruksi mulut dan wajah, bibir sumbing, patah rahang, pemasangan implan, dan tindakan bedah mulut lainnya.
Yang kelima adalah peridonsia atau pelayanan perawatan penyakit atau kelainan gusi dan jaringan penyangga gigi. Yang keenam adalah spesialisasi penyakit mulut atau perawatan mulut karena bakteri, virus, jamur, manifestasi oral penyakit sistemik, deteksi dini, dan pencegahan kanker mulut.
Yang terakhir adalah prostodonsi, yaitu, penggantian gigi yang hilang dengan gigi tiruan dan perawatan sendi rahang. “Instalasi Gigi dan Mulut RSUD dr Soetomo memberikan pelayanan perawatan gigi dan mulut, baik secara umum maupun spesialistik. Sebab, kebanyakan yang datang ke sini adalah pasien rujukan. Jadi, penanganannya lebih ke spesialistik,” terang Kepala Instalasi Gigi dan Mulut RSUD dr Soetomo drg Dyah Ernawati seperti yang dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Sabtu (10/10).
Menurut Dyah, dalam memberikan pelayanan terhadap pasien, Instalasi Gigi dan Mulut RSUD dr Soetomo didukung dengan SDM yang berkompetensi, peralatan yang modern, dan fasilitas sterilisasi yang lengkap dan selalu update dalam standar.
“Di sini kami betul-betul memperhatikan standar pelayanan demi keselamatan dan kepuasanpasien,” imbuhnya.
Setiap hari, instalasi yang buka setiap Senin hingga Jumat itu didatangi 20 hingga 50 pasien. Mereka datang dengan berbagai masalah gigi dan mulut yang berbeda-beda. Mulai dari masalah ringan, seperti, gigi berlubang, karang gigi, gusi bengkak, hingga pasien dengan penyakit kronis dan komplikasi.
Di antaranya adalah diabetes atau pasien yang hendak menjalani suatu operasi. “Kalau untuk masalah gigi yang ringan tidak terlalu banyak. Sebab, di sini merupakan pusat rujukan. Kebanyakan dengan masalah gigi dan mulut yang berat hingga membutuhkan tindakan bedah. Contohnya seperti pasien yang hendak menjalani operasi jantung, paru-paru, atau yang lainnya. Mereka diharuskan untuk melakukan perawatan gigi terlebih dahulu untuk meminimalisasi terjadinya infeksi,” papar Dyah.
Pasien yang menjalani pera watan dan tindakan bedah mendominasi. Sedangkan, pasien dengan masalah gigi dan mulut yang sudah parah biasanya merupakan rujukan dari fasilitas kesehatan primer dan sekunder.
Menurut Dyah, pengobatan dan perawatan pasien dilakukan melalui beberapa tahap. Diawali dari pendaftaran, kemudian triage, dan deteksi masalah gigi. Setelah itu, pasien baru diarahkan ke spesialistik perawatan atau pengobatan.
“Jadi, di sini kami arahkan pasien sesuai kondisi dan perawatan yang dibutuhkan melalui pemeriksaan awal terlebih dahulu. Pasalnya, keluhan yang sama belum tentu mengindikasikan masalah yang sama,” paparnya.
Menurut Dyah, Instalasi Gigi dan Mulut RSUD dr Soetomo akan terus berusaha untuk meningkatkan pelayanan, baik secara kualitas maupun kuantitas. Kompetensi dan keahlian SDM akan terus ditingkatkan begitu juga peralatan dan fasilitas lainnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
