Prof. Dr Sri Rahayu (dua dari kiri).
JawaPos.com - Daun semanggi air mampu memperbaiki kualitas sperma melalui perannya sebagai antioksidan maupun antiinflamasi. Ihwal adanya hal ini dikatakan Pakar Biologi Reproduksi Molekuler Universitas Brawijaya (UB) Prof. Dr. Sri Rahayu.
"Keunggulan tanaman semanggi air, karena tidak ada eugenol yang bersifat toksik pada spermatozoa," kata Prof Sri Rahayu di Malang, Jawa Timur, dikutip dari Antara, Sabtu (24/6).
Selama ini, kata dia, di kalangan masyarakat dipercayai daun kemangi yang bisa meningkatkan kualitas sperma. Namun, berdasarkan penelitian yang ia lakukan pada dosis tertentu, kemangi dapat menurunkan kualitas sperma.
Prof. Sri Rahayu melakukan penelitian dengan judul "Potensi Daun Semanggi Air Sebagai Medical Plant for Improving Sperm Quality (MPISQ): Suatu Kajian Laboratorium.
Berdasarkan hasil penelitian yang ia lakukan, kemangi dapat meningkatkan parameter yang berkaitan dengan kualitas sperma, antara lain motilitas sperma (65 persen). Namun, pada dosis 200 mg/kg BB, kemangi menurunkan motilitas sperma.
Motilitas sperma adalah kemampuan sel sperma dalam air mani untuk bergerak dan berenang mencapai sel telur.
Sedangkan tanaman semanggi air yang sering digunakan masyarakat Indonesia untuk sayuran pecel memiliki potensi untuk digunakan sebagai MPISQ. Karena, setelah dicoba ke hewan coba di laboratorium, semanggi air bisa meningkatkan kualitas sperma melalui perannya sebagai antioksidan maupun antiinflamasi.
Tanaman lokal Indonesia yang banyak tumbuh di daerah rawa ini berdasarkan hasil analisis fitokimia, mengandung metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antioksidan, antara lain quercetin, gallic acid, β-karoten, genistein, apigenin, daidzein, dan naringenin.
Berbeda dengan kemangi, semanggi air tidak bersifat toksik pada spermatozoa, sehingga dapat meningkatkan dan memperbaiki kualitas sperma. Selain itu, tanaman semanggi air ini juga tidak bersifat toksik pada hepar (hati) dan ginjal.
Baca Juga: BRIN Usul Penambahan Dana Abadi Penelitian Sebesar Rp5 Triliun
Namun, kelemahan penggunaan tanaman semanggi air sebagai MPISQ adalah belum terdapatnya kajian terhadap fungsi sel Leydig sebagai penghasil utama hormon-hormon reproduksi, yang berperan di dalam libido hewan coba.
"Oleh karena itu, saya berharap ada penelitian lanjutan yang menganalisis pengaruh tanaman semanggi air sebagai MPISQ terhadap kadar hormon reproduksi, analisa kualitas sperma melalui pendekatan DNA dan protein, dan fungsi sel Leydig," ujarnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
