
Seminar Nyeri Pada Penderita Kanker
JawaPos.com - Nyeri pada penderita kanker menjadi hal yang menakutkan bagi pasien. Nyeri terhebat dapat dirasakan pasien sewaktu-waktu.
Mungkin karena penekanan saraf akibat massa kanker itu sendiri, maupun sebagai efek samping terapi seperti kemoterapi, pembedahan, dan obat-obatan. Bahkan, nyeri ini dapat menetap meski penderita telah dinyatakan bebas dari kanker.
Derajat nyeri yang berkaitan dengan kanker dapat bervariasi dari penderita satu ke penderita lain. Hal ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti jenis, stadium kanker, dan kepekaan pasien terhadap nyeri.
Nyeri ini umumnya dapat dikendalikan melalui berbagai cara dan obat. Semakin cepat diterapi, kemungkinan nyeri teratasi juga semakin besar.
Berkat penatalaksanaan nyeri kanker yang dipublikasikan oleh organisasi kesehatan dunia WHO dan pemahaman mengenai berbagai modalitas analgesik, penanganan nyeri pada penderita kanker kini lebih baik.
"Berdasarkan data WHO, nyeri yang bersifat ringan hingga sedang dapat diterapi menggunakan obat-obatan anti inflamasi nonsteroid," kata Pakar Nyeri Klinik Nyeri dan Tulang Belakang Jakarta, Darto Satoto, Rabu (7/12).
Sedangkan nyeri derajat sedang hingga berat, lanjutnya, penanganannya dapat dilakukan dengan pemberian obat dari golongan narkotik seperti kodein, morfin, dan lainnya.
Sayangnya, studi menunjukkan bahwa penerapan langkah WHO itu tidak adekuat pada 14 persen penderita nyeri kanker.
"Pada pasien ini, nyeri tidak dapat diatasi meski sudah dilakukan kemoterapi, operasi, radiasi, dan pemberian obat-obatan pereda nyeri," kata Darto. (cr1/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
