Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Desember 2016 | 13.01 WIB

54.387 Perempuan Indonesia Terkena Kanker Serviks

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Perempuan Indonesia kerap abai terhadap namanya kanker serviks (kanker leher rahim). Terutama dari kalangan miskin. Akibatnya kini kanker serviks telah menyerang 54.387 perempuan Indonesia.



Direktur Pelayanan BPJS Kesehatan, Maya A Rusady mengatakan, dari data peserta BPJS Kesehatan, secara nasional dari Januari hingga Juni 2016, kasus kanker serviks di tingkat pelayanan rawat jalan tingkat lanjutan mencapai 45.006 kasus, dan rawat inap 9.381 kasus.



Bahkan ketika ikut mendampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan ke Pasar Lubukbuaya Padang, Sumbar, Kamis (1/12), pihkanya juga mendapatkan wanita yang positif kanker serviks.



Penderitanya itu digiring untk menjalani perawatan lebih lanjut di fasilitas kesehatan yang bermitra dengan BPJS.



“Ini upaya keseriusan pemerintah untuk menekan angka penderita kanker serviks di Indonesia dengan mencanangkan gerakan nasional deteksi dini kanker pada perempuan,” ujar Maya A Rusady yang dilansir Padang Ekspres (Jawa Pos Group), Jumat (2/12).



Dalam kunjungannya bersama ibu negara, Maya A Rusady menyebutkan, BPJS dan pelayanan kesehatan yang bermitra dengan BPJS melakukan sosialisasi bahaya kanker serviks.



Bahkan pada kunjunganitujuga dilakukan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat.



Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Rosnini Savitri menambhkan, berdasarkan estimasinya, sebanyak 144.453 perempuan usia 30-50 tahun di Sumbar harus diperiksa.



Saat ini baru 35.273 orang perempuan atau sekitar 24,42 persen yang diperiksa. “Ini masih belum optimal dan kami ingin menemukan penderita kanker serviks lebih banyak lagi, supaya bisa ditangani segera dan penyakit ini tak terus menjangkiti masyarakat,” terangnya.



Dari seluruh pasien yang telah diperiksa, ada 649 pasien terdeteksi inspeksi visual dengan asam asetat (IVA) positif atau sekitar 1, 84 persen. Meski lebih rendah dari angkat nasional sebesar 4-5 persen, namun tetap mengkhawatirkan. (wni/iil/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore