Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 12 Juli 2026 | 17.18 WIB

7 Cara Sederhana untuk Menarik Perhatian Orang Lain Menurut Psikologi

Ilustrasi ngobrol dengan percaya diri membuat situasi yang semakin lebih asik. - Image

Ilustrasi ngobrol dengan percaya diri membuat situasi yang semakin lebih asik.

JawaPos.com - Daya tarik sejati manusia sering kali tidak berakar pada penampilan fisik semata, melainkan pada kemampuan seseorang untuk menonjol secara positif di tengah keramaian. Ada sesuatu yang tak tertahankan, bahkan terasa misterius, ketika seseorang berani bersikap berbeda dari mayoritas orang.

Mengingat manusia cenderung cepat membuat penilaian dalam interaksi sosial, momentum psikologis ini bisa kita manfaatkan untuk memperkuat hubungan interpersonal.

Menarik perhatian orang lain ternyata tidak membutuhkan pencitraan yang rumit. Riset psikologi modern justru menunjukkan bahwa gestur-gestur kecil yang jarang dilakukan oleh orang awam memiliki dampak magnetis yang sangat besar.

Dikutip dari Your Tango, berikut 7 cara langka yang divalidasi oleh sains untuk membuat siapa saja terpikat dan menaruh hormat kepada Anda:

1. Menahan Diri untuk Tidak Menyela Pembicaraan

Menyela obrolan orang lain mungkin terdengar sepele, namun gestur ini sangat sering terjadi di sekitar kita. Berdasarkan analisis psikologis, seseorang yang gemar memotong pembicaraan biasanya didorong oleh rasa tidak aman (insecurity). Mereka merasa cemas tidak diperhatikan, sehingga terburu-buru mencuri panggung utama dari orang lain.

Tindakan menyela ini dikategorikan sebagai aktivitas berstatus sosial rendah yang perlahan akan mengikis rasa hormat orang lain kepada Anda. Sebaliknya, figur pemimpin sejati selalu memberikan ruang bagi lawan bicaranya untuk berekspresi. Mereka tidak terburu-buru dan dengan senang hati membiarkan orang lain menjadi pusat perhatian terlebih dahulu.

2. Menguasai Satu Keterampilan Spesifik hingga Mahir

Memiliki tingkat keahlian yang jauh di atas rata-rata dalam suatu bidang tertentu, mulai dari seni, pengajaran, menulis, hingga ketangkasan fisik, merupakan hal yang langka. Dedikasi ini merefleksikan kualitas ketekunan dan kegigihan tingkat tinggi yang tidak dimiliki oleh kebanyakan orang.

Sebuah studi dari American Psychological Association (APA) mengamati kebiasaan para pelaku performa terbaik di bidang olahraga, musik, matematika, hingga catur. Peneliti menemukan pola unik: mereka tidak berlatih seharian penuh, melainkan melakukan sesi latihan yang sangat terfokus dan intensif selama satu hingga dua jam saja setiap harinya. Konsistensi inilah yang membangun daya pikat sektoral layaknya seorang selebriti.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore