Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Juli 2026 | 00.32 WIB

Bukan Uang atau Liburan Mewah, Ini 3 Kebutuhan Rahasia Istri agar Rumah Tangga Awet

Ilustrasi suami istri/(Unsplash.com/ReedNaliboff) - Image

Ilustrasi suami istri/(Unsplash.com/ReedNaliboff)

JawaPos.com - Menjaga pernikahan agar tetap langgeng, harmonis, dan bermakna seiring berjalannya waktu membutuhkan komitmen yang jauh lebih besar daripada sekadar modal cinta. Banyak pasangan terjebak dalam rutinitas pemenuhan materi, namun mengabaikan aspek psikologis yang krusial bagi keberlangsungan hubungan.

Seorang pakar pernikahan melalui akun TikTok @intentionallymarr membagikan edukasi penting mengenai tiga kebutuhan dasar emosional yang wajib dipenuhi seorang suami agar istrinya benar-benar merasa aman. Tanpa kehadiran tiga pilar fundamental ini, sebuah ikatan pernikahan dinilai tidak akan memiliki peluang besar untuk bertahan dalam jangka panjang.

Dikutip dari Your Tango, kebahagiaan seorang istri ternyata bersumber dari bagaimana cara suaminya merespons, memvalidasi, dan memperlakukannya dalam momen-momen intim sehari-hari.

1. Kebutuhan untuk Diperhatikan secara Utuh (Validated)

Diperhatikan di sini maknanya jauh lebih mendalam daripada sekadar pujian suami saat melihat istrinya tampil menawan dengan pakaian baru. Seorang wanita membutuhkan validasi emosional di mana usahanya diakui, lelahnya dihargai, dan perjuangan batinnya dipahami oleh pria yang dicintainya.

Langkah ini melibatkan koneksi psikologis yang erat melalui empati yang nyata. Sebagai contoh, ketika istri pulang dalam keadaan stres akibat tekanan kerja atau urusan rumah tangga, suami yang cerdas emosional akan hadir untuk mendengarkan dan memeluknya, bukan malah mengabaikan keluhannya.

Terapis hubungan, Israa Nasir, membenarkan pentingnya kehadiran emosional ini dalam sebuah wawancara. Menurutnya, perhatian yang tulus akan membentuk benteng keintiman yang kokoh.

Hal itu memungkinkan Anda untuk berbagi pikiran dan perasaan terdalam, menciptakan lingkungan yang aman. Ia menambahkan bahwa merasa diperhatikan merupakan fondasi utama untuk membangun hubungan yang penuh gairah dan memuaskan.

2. Kebutuhan untuk Didengarkan secara Aktif (Heard)

Sama halnya dengan perhatian, mendengarkan seorang istri tidak boleh dilakukan secara pasif atau sekadar lewat di telinga. Didengarkan berarti isi kepala, kecemasan, dan emosi yang sedang dirasakan istri diserap dan dipahami secara utuh oleh pasapannya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore