Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Juni 2026 | 05.02 WIB

Orang yang Menepati Janji Bahkan Ketika Itu Merugikan Dirinya Sendiri, Biasanya Menunjukkan 9 Kualitas Langka Ini Menurut Psikologi

seseorang yang selalu menepati janji / foto: Magnific/freepik - Image

seseorang yang selalu menepati janji / foto: Magnific/freepik

JawaPos.com - Di zaman ketika kata-kata sering lebih mudah diucapkan daripada ditepati, orang yang tetap memegang janjinya—bahkan ketika hal itu membuatnya harus berkorban—menjadi sosok yang semakin langka. Mereka tidak hanya dihargai karena dapat dipercaya, tetapi juga karena memiliki karakter yang kuat dan integritas yang tidak mudah goyah.

Psikologi memandang perilaku ini bukan sekadar kebiasaan baik, melainkan cerminan dari berbagai kualitas kepribadian yang mendalam. Orang yang tetap memenuhi komitmennya meski harus menanggung kerugian pribadi biasanya memiliki serangkaian sifat yang tidak dimiliki semua orang.

Dilansir dari Expert Editor pada Selasa (23/6), terdapat sembilan kualitas langka yang sering ditemukan pada mereka.

1. Integritas yang Kuat

Integritas adalah kemampuan untuk tetap konsisten antara perkataan, nilai, dan tindakan. Seseorang yang memiliki integritas tidak hanya melakukan hal yang benar ketika orang lain melihat, tetapi juga ketika tidak ada yang mengawasi.

Ketika seseorang berjanji untuk membantu, menyelesaikan pekerjaan, atau memenuhi tanggung jawab tertentu, ia akan berusaha menepatinya karena merasa bahwa kejujuran terhadap dirinya sendiri jauh lebih penting daripada kenyamanan sesaat.

Bagi mereka, janji bukan sekadar ucapan, melainkan bentuk tanggung jawab moral.

2. Rasa Tanggung Jawab yang Tinggi

Orang yang tetap memegang janjinya walaupun harus menanggung kerugian pribadi biasanya memiliki rasa tanggung jawab yang sangat besar.

Mereka tidak mudah mencari alasan atau menyalahkan keadaan. Sebaliknya, mereka memahami bahwa keputusan yang telah dibuat membawa konsekuensi yang harus dipikul.

Psikologi menyebut sifat ini sebagai conscientiousness, salah satu dimensi utama dalam teori kepribadian Big Five. Individu dengan tingkat conscientiousness tinggi cenderung disiplin, dapat diandalkan, dan konsisten dalam memenuhi kewajibannya.

3. Empati yang Mendalam

Menepati janji sering kali bukan hanya soal menjaga reputasi pribadi, tetapi juga mempertimbangkan dampak terhadap orang lain.

Mereka memahami bahwa janji yang diingkari dapat menimbulkan kekecewaan, hilangnya kepercayaan, bahkan rasa sakit emosional bagi pihak yang bergantung pada mereka.

Karena memiliki empati yang tinggi, mereka lebih memilih menanggung ketidaknyamanan sendiri daripada membuat orang lain dirugikan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore