
seseorang yang lebih mengejar tujuan tanpa rasa gembira / foto: Magnific/reewungjunerr
JawaPos.com - Di era yang serba cepat seperti sekarang, banyak orang menghabiskan sebagian besar hidup mereka untuk mengejar tujuan. Entah itu promosi jabatan, penghasilan yang lebih tinggi, tubuh yang lebih ideal, atau pencapaian pribadi lainnya. Namun ada satu masalah yang sering muncul: semakin dekat dengan tujuan, semakin sedikit rasa gembira yang dirasakan.
Banyak orang mengira bahwa kebahagiaan akan datang setelah mencapai garis akhir. Mereka berkata pada diri sendiri, “Aku akan bahagia ketika berhasil mendapatkan pekerjaan itu,” atau “Aku akan merasa puas setelah mencapai target ini.” Namun kenyataannya, saat tujuan tercapai, rasa puas sering kali hanya bertahan sebentar sebelum muncul target baru yang harus dikejar.
Psikologi modern menunjukkan bahwa kebahagiaan yang berkelanjutan tidak hanya berasal dari pencapaian, tetapi juga dari cara kita menjalani prosesnya. Jika Anda merasa lelah mengejar tujuan tanpa benar-benar menikmati perjalanan, mungkin saatnya melakukan beberapa perubahan dalam gaya hidup.
Dilansir dari Expert Editor pada Sabtu (6/6), terdapat delapan perubahan yang dapat membantu Anda menemukan kembali rasa gembira sambil tetap berkembang dan meraih tujuan hidup.
1. Berhenti Menunda Kebahagiaan Sampai Tujuan Tercapai
Salah satu jebakan mental yang paling umum adalah "syarat kebahagiaan". Kita menciptakan daftar kondisi yang harus dipenuhi sebelum mengizinkan diri sendiri merasa bahagia.
Misalnya:
Saya akan bahagia jika sudah punya rumah.
Saya akan bahagia jika gaji saya naik.
Saya akan bahagia jika berat badan saya ideal.
Psikologi menyebut fenomena ini sebagai arrival fallacy, yaitu keyakinan bahwa pencapaian tertentu akan membawa kebahagiaan permanen.
Kenyataannya, manusia memiliki kemampuan beradaptasi yang sangat tinggi. Setelah mencapai sesuatu, standar baru muncul dan kita kembali merasa kurang.
Cobalah mengubah pola pikir dari:
"Saya akan bahagia ketika mencapai tujuan."
Menjadi:
"Saya ingin menikmati proses menuju tujuan."
Perubahan sederhana ini dapat mengurangi tekanan sekaligus meningkatkan kepuasan hidup sehari-hari.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022