
seseorang yang sudah tidak lagi merasakan cinta / foto: Magnific/reportazh
JawaPos.com - Hubungan romantis tidak selalu berjalan dalam kondisi yang sama dari waktu ke waktu. Perasaan cinta dapat berkembang, berubah, menguat, atau bahkan memudar. Ketika seorang pria mulai kehilangan perasaan cintanya, perubahan tersebut sering kali tidak terjadi secara tiba-tiba. Sebaliknya, ada berbagai tanda halus yang muncul dalam perilaku sehari-hari, bahkan tanpa ia sadari.
Menurut psikologi, hilangnya perasaan cinta sering tercermin melalui perubahan cara seseorang berkomunikasi, menunjukkan perhatian, dan membangun kedekatan emosional dengan pasangannya. Penting untuk dipahami bahwa tanda-tanda ini tidak selalu berarti hubungan pasti berakhir. Namun, jika beberapa tanda muncul secara bersamaan dan berlangsung dalam waktu lama, hal tersebut dapat menjadi sinyal bahwa ada perubahan mendasar dalam hubungan.
Dilansir dari Expert Editor pada Selasa (2/6), terdapat sembilan hal yang sering dilakukan seorang pria ketika perasaan cintanya mulai memudar.
1. Komunikasi Menjadi Sekadar Formalitas
Salah satu indikator paling jelas adalah perubahan dalam pola komunikasi. Dahulu ia mungkin antusias mengirim pesan, menanyakan kabar, atau berbagi cerita tentang aktivitas sehari-harinya. Namun ketika perasaan cinta mulai berkurang, komunikasi sering kali berubah menjadi sekadar kewajiban.
Percakapan menjadi singkat, datar, dan hanya berfokus pada hal-hal yang dianggap penting. Tidak ada lagi rasa ingin tahu yang mendalam mengenai kehidupan pasangannya. Dalam psikologi hubungan, berkurangnya keterlibatan emosional dalam komunikasi sering menjadi tanda bahwa ikatan emosional juga mulai melemah.
2. Tidak Lagi Tertarik Mendengar Cerita Pasangan
Saat seseorang mencintai pasangannya, ia biasanya memiliki ketertarikan alami untuk mengetahui apa yang sedang dirasakan, dipikirkan, atau dialami oleh orang tersebut.
Ketika cinta mulai memudar, perhatian ini sering ikut berkurang. Ia mungkin tetap mendengarkan, tetapi tidak benar-benar terlibat dalam percakapan. Respons yang diberikan terasa seadanya dan kurang menunjukkan empati.
Psikolog menyebut kondisi ini sebagai penurunan investasi emosional, yaitu ketika seseorang tidak lagi memberikan energi mental dan emosional yang sama seperti sebelumnya kepada hubungan.
3. Menghindari Waktu Berkualitas Bersama
Dulu ia mungkin selalu mencari kesempatan untuk bertemu atau menghabiskan waktu bersama. Namun ketika perasaan cinta berkurang, kebersamaan mulai terasa seperti beban.
Ia lebih sering memilih aktivitas lain, menghabiskan waktu dengan teman, atau fokus pada hobi pribadi. Bukan karena kegiatan tersebut salah, tetapi karena keinginan untuk menciptakan momen bersama pasangan tidak lagi menjadi prioritas.
Dalam hubungan yang sehat, keinginan untuk membangun kedekatan biasanya muncul secara alami. Ketika hal itu hilang, ada kemungkinan ikatan emosional sedang mengalami penurunan.
4. Menjadi Kurang Peduli Terhadap Perasaan Pasangan

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
