Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Juni 2026 | 04.54 WIB

Jika Seorang Pria Sudah Tidak Lagi Merasakan Cinta, Biasanya Dia Akan Melakukan 9 Hal Ini Tanpa Menyadarinya Menurut Psikologi

seseorang yang sudah tidak lagi merasakan cinta / foto: Magnific/reportazh - Image

seseorang yang sudah tidak lagi merasakan cinta / foto: Magnific/reportazh

JawaPos.com - Hubungan romantis tidak selalu berjalan dalam kondisi yang sama dari waktu ke waktu. Perasaan cinta dapat berkembang, berubah, menguat, atau bahkan memudar. Ketika seorang pria mulai kehilangan perasaan cintanya, perubahan tersebut sering kali tidak terjadi secara tiba-tiba. Sebaliknya, ada berbagai tanda halus yang muncul dalam perilaku sehari-hari, bahkan tanpa ia sadari.

Menurut psikologi, hilangnya perasaan cinta sering tercermin melalui perubahan cara seseorang berkomunikasi, menunjukkan perhatian, dan membangun kedekatan emosional dengan pasangannya. Penting untuk dipahami bahwa tanda-tanda ini tidak selalu berarti hubungan pasti berakhir. Namun, jika beberapa tanda muncul secara bersamaan dan berlangsung dalam waktu lama, hal tersebut dapat menjadi sinyal bahwa ada perubahan mendasar dalam hubungan.

Dilansir dari Expert Editor pada Selasa (2/6), terdapat sembilan hal yang sering dilakukan seorang pria ketika perasaan cintanya mulai memudar.

1. Komunikasi Menjadi Sekadar Formalitas

Salah satu indikator paling jelas adalah perubahan dalam pola komunikasi. Dahulu ia mungkin antusias mengirim pesan, menanyakan kabar, atau berbagi cerita tentang aktivitas sehari-harinya. Namun ketika perasaan cinta mulai berkurang, komunikasi sering kali berubah menjadi sekadar kewajiban.

Percakapan menjadi singkat, datar, dan hanya berfokus pada hal-hal yang dianggap penting. Tidak ada lagi rasa ingin tahu yang mendalam mengenai kehidupan pasangannya. Dalam psikologi hubungan, berkurangnya keterlibatan emosional dalam komunikasi sering menjadi tanda bahwa ikatan emosional juga mulai melemah.

2. Tidak Lagi Tertarik Mendengar Cerita Pasangan

Saat seseorang mencintai pasangannya, ia biasanya memiliki ketertarikan alami untuk mengetahui apa yang sedang dirasakan, dipikirkan, atau dialami oleh orang tersebut.

Ketika cinta mulai memudar, perhatian ini sering ikut berkurang. Ia mungkin tetap mendengarkan, tetapi tidak benar-benar terlibat dalam percakapan. Respons yang diberikan terasa seadanya dan kurang menunjukkan empati.

Psikolog menyebut kondisi ini sebagai penurunan investasi emosional, yaitu ketika seseorang tidak lagi memberikan energi mental dan emosional yang sama seperti sebelumnya kepada hubungan.

3. Menghindari Waktu Berkualitas Bersama

Dulu ia mungkin selalu mencari kesempatan untuk bertemu atau menghabiskan waktu bersama. Namun ketika perasaan cinta berkurang, kebersamaan mulai terasa seperti beban.

Ia lebih sering memilih aktivitas lain, menghabiskan waktu dengan teman, atau fokus pada hobi pribadi. Bukan karena kegiatan tersebut salah, tetapi karena keinginan untuk menciptakan momen bersama pasangan tidak lagi menjadi prioritas.

Dalam hubungan yang sehat, keinginan untuk membangun kedekatan biasanya muncul secara alami. Ketika hal itu hilang, ada kemungkinan ikatan emosional sedang mengalami penurunan.

4. Menjadi Kurang Peduli Terhadap Perasaan Pasangan

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore