Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Juni 2026 | 02.41 WIB

Menurut Psikologi, 5 Hal Ini yang Dilakukan Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi agar Tidak Mudah Bereaksi

Ilustrasi seseorang dengan kecerdasan emosional tinggi yang tak mudah bereaksi / Foto: Your Tango - Image

Ilustrasi seseorang dengan kecerdasan emosional tinggi yang tak mudah bereaksi / Foto: Your Tango

JawaPos.com — Tidak semua orang mampu tetap tenang ketika menghadapi kritik, kegagalan, atau situasi yang tidak berjalan sesuai harapan. 

Dalam banyak kasus, respons emosional yang berlebihan justru muncul karena seseorang terlalu keras menilai dirinya sendiri. Dan selama bertahun-tahun, rasa percaya diri sering dianggap sebagai fondasi utama kesehatan psikologis. 

Namun, sejumlah temuan psikologi menunjukkan bahwa kemampuan untuk bersikap penuh pengertian terhadap diri sendiri memiliki peran yang tidak kalah penting dalam membantu seseorang mengelola emosi dan responsnya terhadap berbagai situasi.

Para ahli menjelaskan bahwa konsep diri dan harga diri merupakan dua hal yang berbeda. Konsep diri adalah cara seseorang memandang dirinya secara objektif, sedangkan harga diri berkaitan dengan penilaian positif atau negatif terhadap dirinya. Masalahnya, harga diri sering kali naik turun karena dipengaruhi keberhasilan maupun kegagalan yang dialami.

Dilansir dari Your Tango, Selasa (2/6), pakar pengembangan diri Elaine Taylor-Klaus dan Diane Dempster menjelaskan bahwa orang yang kuat secara mental cenderung mengembangkan sikap berbelas kasih kepada diri sendiri sebagai cara untuk menjaga kendali atas respons mereka terhadap berbagai tantangan hidup.

1. Menyadari Ketika Sedang Mengkritik Diri Sendiri Secara Berlebihan

Orang yang mampu mengelola emosinya dengan baik biasanya cepat menyadari ketika mereka mulai terjebak dalam kritik diri yang berlebihan. Mereka memahami bahwa kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain sering kali hanya memperkuat perasaan tidak cukup baik.

Menurut penjelasan dalam artikel tersebut, seseorang hampir tidak pernah benar-benar "menang" jika terus menjadikan perbandingan sebagai ukuran nilai dirinya. Selalu akan ada orang yang terlihat lebih unggul dalam bidang tertentu.

Karena itu, mereka lebih memilih berfokus pada proses, pengalaman, dan pembelajaran daripada menjadikan setiap aspek kehidupan sebagai ajang kompetisi. Cara pandang ini membantu menjaga kestabilan penilaian terhadap diri sendiri.

2. Memperlakukan Diri Sendiri Seperti Memperlakukan Sahabat

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore