
Ilustrasi seseorang yang suka berbicara sendiri / Foto: (Bolde)
JawaPos.com — Banyak orang pernah mendapati dirinya berbicara sendiri atau self talk saat mencari barang, memasak, atau memikirkan masalah tertentu.
Kebiasaan ini sering dianggap aneh, memalukan, atau bahkan dikaitkan dengan ketidakwarasan mental atau rasa kesepian. Nyatanya, pandangan tersebut tidak sepenuhnya benar.
Dalam dunia psikologi, berbicara kepada diri sendiri justru dipandang sebagai salah satu cara alami otak untuk mengelola emosi, menyusun keputusan, dan memecahkan masalah yang sulit diselesaikan hanya melalui pikiran dalam hati.
Fenomena ini terjadi lebih sering daripada yang disadari banyak orang. Saat seseorang mengulang percakapan yang baru terjadi atau mencoba memahami perasaannya sendiri, otak sebenarnya sedang memanfaatkan bahasa sebagai alat berpikir yang efektif.
Dilansir dari Bolde, Minggu (31/5), berbicara sendiri ketika sedang sendirian bukanlah tanda kesepian. Berikut beberapa alasan mengapa kebiasaan berbicara kepada diri sendiri sering dikaitkan dengan cara kerja otak yang aktif dalam mengatur emosi, dan menyusun pemikiran secara lebih terarah.
1. Kebiasaan yang Sudah Ada Sejak Masa Kanak-Kanak
Anak-anak kecil sering berbicara keras kepada dirinya sendiri ketika mencoba menyusun mainan atau menyelesaikan tugas yang sulit.
Mereka mengucapkan langkah demi langkah tanpa merasa aneh karena proses tersebut membantu mereka memahami apa yang sedang dilakukan.
Seiring bertambahnya usia, kebiasaan itu berubah menjadi dialog batin yang lebih senyap. Namun, dalam situasi tertentu, terutama saat menghadapi tantangan atau tekanan, otak kembali menggunakan cara lama dengan mengucapkannya secara verbal.
Karena itu, berbicara sendiri saat dewasa bukanlah kemunduran perilaku. Sebaliknya, itu merupakan alat berpikir yang sudah digunakan otak sejak seseorang masih kecil.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
