
seseorang yang terlambat bangun tidur./Magnific/yanalya
JawaPos.com - Banyak orang berpikir bahwa hidup yang stagnan disebabkan oleh kurangnya bakat, koneksi, atau keberuntungan. Padahal dalam banyak kasus, penyebabnya justru berasal dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari—terutama di pagi hari.
Psikologi modern menjelaskan bahwa pagi hari memiliki pengaruh besar terhadap kondisi mental, fokus, energi, dan cara seseorang mengambil keputusan sepanjang hari. Kebiasaan yang terlihat sepele ternyata dapat membentuk pola pikir negatif, menurunkan motivasi, bahkan membuat seseorang sulit berkembang selama bertahun-tahun.
Yang membuatnya berbahaya adalah: kebiasaan ini terasa normal. Tidak ada alarm yang berbunyi. Tidak ada tanda langsung bahwa hidup sedang bergerak ke arah yang salah. Namun sedikit demi sedikit, kebiasaan tersebut mengikis disiplin, rasa percaya diri, dan kemampuan untuk bertumbuh.
Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (27/5), terdapat delapan kebiasaan pagi yang sering dimiliki orang-orang yang sulit maju dalam hidup menurut sudut pandang psikologi.
1. Bangun Pagi Langsung Membuka Media Sosial
Banyak orang bahkan belum benar-benar sadar sepenuhnya, tetapi tangan mereka sudah otomatis membuka Instagram, TikTok, YouTube Shorts, atau WhatsApp.
Sekilas tampak tidak masalah. Hanya “cuci mata” beberapa menit. Namun menurut psikologi kognitif, kebiasaan ini membuat otak langsung masuk ke mode reaktif sejak pagi.
Artinya, pikiran kita tidak lagi memulai hari berdasarkan prioritas pribadi, tetapi berdasarkan stimulus dari luar.
Kita langsung dibanjiri:
kehidupan orang lain,
berita negatif,
perbandingan sosial,
hiburan cepat,
notifikasi,
dan informasi acak.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022