
seseorang yang menghindari kontak mata./Sumber foto: Freepik/DC Studio
JawaPos.com - Kontak mata adalah salah satu bentuk komunikasi nonverbal yang paling kuat. Dalam banyak budaya, menatap mata lawan bicara dianggap sebagai tanda kepercayaan diri, keterbukaan, dan kejujuran. Sebaliknya, menghindari kontak mata sering kali disalahartikan sebagai tanda kebohongan atau ketidaknyamanan.
Namun, menurut psikologi, perilaku ini jauh lebih kompleks. Orang yang sering menghindari kontak mata tidak selalu memiliki niat negatif—justru sering kali berkaitan dengan tingkat kepercayaan diri, pengalaman masa lalu, hingga cara otak mereka memproses interaksi sosial.
Dilansir dari Expert Editor pada Jumat (27/3), terdapat 9 perilaku yang sering dimiliki oleh orang yang menghindari kontak mata, khususnya yang berkaitan dengan kepercayaan diri:
1. Merasa Tidak Nyaman Menjadi Pusat Perhatian
Orang yang menghindari kontak mata biasanya tidak nyaman ketika menjadi pusat perhatian. Tatapan mata orang lain bisa terasa “menekan” atau membuat mereka merasa dinilai.
Dalam psikologi, ini sering dikaitkan dengan self-consciousness yang tinggi—mereka terlalu sadar akan diri sendiri, sehingga merasa cemas terhadap bagaimana orang lain memandang mereka.
2. Memiliki Kepercayaan Diri yang Rendah
Salah satu penyebab paling umum adalah rendahnya kepercayaan diri. Mereka mungkin merasa tidak cukup baik, tidak menarik, atau takut membuat kesalahan.
Kontak mata bagi mereka terasa seperti “uji keberanian” yang sulit dilakukan.
3. Takut Dinilai atau Dikritik
Menghindari kontak mata bisa menjadi mekanisme perlindungan diri. Orang tersebut mungkin takut bahwa melalui tatapan mata, orang lain bisa “membaca” kekurangan mereka.
Ini sering terjadi pada individu yang pernah mengalami kritik keras atau penolakan di masa lalu.
4. Lebih Banyak Berpikir daripada Berinteraksi
Beberapa orang lebih fokus pada apa yang mereka pikirkan dibandingkan interaksi langsung. Saat berbicara, mereka mungkin melihat ke bawah atau ke samping karena sedang memproses informasi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
