
Ilustrasi, seorang introvert di bandara. (Freepik/ freepik)
JawaPos.com - Suasana liburan bisa menjadi pusaran emosi, terutama bagi para introvert.
Terus-menerus bersosialisasi, tekanan untuk selalu ceria dan bersemangat itu sangat sulit untuk ditangani bagi mereka.
Psikologi mengatakan bahwa para introvert lebih kesulitan dengan aspek-aspek tertentu dari musim liburan dibandingkan yang lain.
1. Bersosialisasi
Di mata seorang introvert, acara liburan bisa terasa seperti medan perang.
Menurut psikologi, para introvert mengisi ulang energi mereka dengan menghabiskan waktu sendirian.
Tapi liburan itu penuh dengan acara sosial. Mulai dari pertemuan keluarga hingga makan bersama, rasanya seperti ada daftar komitmen sosial yang tak berujung.
2. Berbelanja oleh-oleh di pusat perbelanjaan yang ramai
Psikologi mengatakan bahwa introvert lebih sensitif terhadap rangsangan eksternal daripada ekstrovert. Ini berarti mereka mudah kewalahan di lingkungan yang ramai.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
