seseorang yang lebih menua sendirian (Freepik/rawpixel.com)
JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, banyak perempuan menghadapi perubahan besar dalam hidupnya. Setelah puluhan tahun menjadi pusat keluarga—mengurus rumah, membesarkan anak, dan menjaga keharmonisan—sebagian dari mereka justru perlahan merasa kehilangan tempat di rumahnya sendiri.
Fenomena ini dalam psikologi sering dikaitkan dengan perasaan invisibility, yaitu kondisi ketika seseorang merasa keberadaannya tidak lagi dianggap penting oleh orang-orang di sekitarnya. Bagi perempuan lanjut usia, pengalaman ini bisa sangat menyakitkan karena terjadi di tempat yang seharusnya paling aman: rumah.
Tanpa disadari, ada tanda-tanda halus namun memilukan yang menunjukkan bahwa seorang perempuan lanjut usia mulai merasa “tak terlihat” di rumahnya sendiri.
Dilansir dari Expert Editor, terdapat tujuh tanda yang sering dibahas dalam kajian psikologi keluarga.
1. Pendapatnya Jarang Lagi Ditanyakan
Dulu, ia adalah orang yang sering dimintai nasihat. Mulai dari urusan rumah tangga, pendidikan anak, hingga keputusan keluarga.
Namun seiring waktu, keputusan mulai diambil tanpa melibatkannya.
Dalam psikologi keluarga, diabaikannya suara seseorang secara konsisten dapat menimbulkan perasaan kehilangan peran. Ketika pendapat tidak lagi dihargai, seseorang mulai merasa dirinya tidak lagi relevan dalam kehidupan keluarga.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
