Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 Maret 2026, 21.32 WIB

9 Perilaku yang Orang Dewasa di Atas 50 Tahun Enggan Minta Maaf Lagi Menurut Psikologi

seseorang yang menjaga batasan dengan orang lain. (Freepik/DC Studio) - Image

seseorang yang menjaga batasan dengan orang lain. (Freepik/DC Studio)

JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, banyak orang mengalami perubahan dalam cara mereka melihat konflik, harga diri, dan hubungan sosial.

Dalam bidang Psikologi, khususnya dalam studi tentang perkembangan manusia di tahap dewasa lanjut, ditemukan bahwa individu yang sudah melewati usia 50 tahun sering memiliki pendekatan yang berbeda terhadap permintaan maaf dibandingkan saat mereka masih muda.

Bukan berarti mereka menjadi keras kepala atau tidak peduli terhadap orang lain. Sebaliknya, banyak dari mereka telah mengembangkan kematangan emosional yang membuat mereka lebih selektif dalam menentukan kapan harus meminta maaf dan kapan tidak perlu lagi melakukannya.

Dilansir dari Silicon Canals, terdapat sembilan perilaku yang sering tidak lagi membuat orang dewasa emosional di atas 50 tahun merasa perlu meminta maaf.

1. Menjaga Batasan Pribadi

Salah satu perubahan besar yang terjadi pada usia matang adalah kemampuan menetapkan batasan yang sehat. Banyak orang di usia ini telah belajar bahwa mengatakan “tidak” bukanlah sesuatu yang harus selalu diikuti dengan permintaan maaf.

Dalam kajian tentang perkembangan psikososial dari Erik Erikson, tahap kehidupan dewasa menekankan pentingnya integritas diri dan kejelasan nilai pribadi. Karena itu, orang yang lebih matang sering tidak merasa bersalah ketika mereka menolak permintaan yang melanggar batasan pribadi mereka.

2. Mengutamakan Kesehatan Mental

Di usia yang lebih matang, banyak orang mulai memprioritaskan kesejahteraan psikologis mereka. Jika suatu situasi membuat mereka stres atau lelah secara emosional, mereka mungkin memilih mundur tanpa merasa perlu meminta maaf.

Dalam perspektif Psikologi Perkembangan, keputusan ini mencerminkan kemampuan regulasi emosi yang lebih baik dibandingkan masa muda.

3. Tidak Menyenangkan Semua Orang

Saat masih muda, banyak orang memiliki kecenderungan untuk menjadi “people pleaser.” Namun setelah puluhan tahun pengalaman hidup, sebagian orang menyadari bahwa menyenangkan semua orang adalah hal yang mustahil.

Orang dewasa yang matang sering menerima bahwa perbedaan pendapat adalah hal normal. Mereka tidak lagi merasa perlu meminta maaf hanya karena orang lain tidak menyukai keputusan mereka.

4. Mengungkapkan Pendapat Secara Jujur

Dengan pengalaman hidup yang panjang, banyak individu menjadi lebih percaya diri dalam menyampaikan pandangan mereka. Mereka cenderung berbicara lebih jujur dan langsung.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore