Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Maret 2026 | 17.44 WIB

Orang yang Selalu Mengatakan “Hati-Hati di Jalan” Saat Seseorang Pergi Ternyata Memiliki 7 Ciri Kepribadian Ini Menurut Psikologi

seseorang yang selalu mengatakan hati-hati di jalan (Freepik/tirachardz) - Image

seseorang yang selalu mengatakan hati-hati di jalan (Freepik/tirachardz)

JawaPos.com - Kalimat sederhana seperti “Hati-hati di jalan ya” sering terdengar sepele. Ia singkat, ringan, dan hampir otomatis terucap ketika seseorang berpamitan. Namun di balik ungkapan itu, tersimpan makna emosional yang dalam.

Dalam perspektif psikologi, kebiasaan kecil seperti ini bukan sekadar basa-basi. Ia bisa menjadi cerminan pola pikir, empati, serta struktur kepribadian seseorang. Orang yang konsisten mengucapkan “hati-hati di jalan” biasanya memiliki kualitas psikologis tertentu yang relatif stabil.

Dilansir dari Expert Editor, terdapat tujuh ciri kepribadian yang sering dimiliki oleh mereka yang gemar mengucapkan kalimat sederhana namun penuh perhatian ini.

1. Memiliki Empati yang Tinggi

Empati adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan apa yang dirasakan orang lain. Dalam teori Big Five Personality, empati sangat berkaitan dengan dimensi Agreeableness.

Orang yang mengatakan “hati-hati di jalan” secara spontan sedang membayangkan kemungkinan risiko yang mungkin dihadapi orang tersebut. Mereka tidak hanya fokus pada diri sendiri, tetapi juga pada keselamatan dan kenyamanan orang lain.

Menurut psikolog humanistik seperti Carl Rogers, empati adalah fondasi hubungan yang sehat. Kalimat sederhana ini menunjukkan bahwa seseorang mampu menempatkan dirinya dalam posisi orang lain dan peduli pada kesejahteraan mereka.

2. Memiliki Rasa Peduli yang Autentik

Ada perbedaan antara formalitas sosial dan kepedulian yang tulus. Orang yang selalu mengatakan “hati-hati di jalan” biasanya melakukannya dengan kesadaran, bukan sekadar kebiasaan kosong.

Dalam psikologi sosial, perhatian kecil seperti ini disebut sebagai micro-affirmation — tindakan kecil yang memperkuat rasa dihargai dan diperhatikan.

Kepedulian autentik sering muncul pada individu dengan tingkat kehangatan emosional yang tinggi. Mereka tidak ragu menunjukkan perhatian, bahkan dalam bentuk sederhana.

3. Cenderung Memiliki Gaya Kelekatan yang Aman (Secure Attachment)

Teori Attachment yang dikembangkan oleh John Bowlby menjelaskan bahwa individu dengan secure attachment cenderung nyaman menunjukkan kasih sayang dan perhatian tanpa rasa takut ditolak.

Mengucapkan “hati-hati di jalan” adalah bentuk kecil dari ekspresi kasih yang stabil dan tidak posesif. Mereka tidak mengontrol, tidak berlebihan, tetapi tetap menunjukkan bahwa kehadiran orang tersebut berarti bagi mereka.

4. Sensitif terhadap Risiko dan Keselamatan

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore