
seseorang yang mengatakan "izin, mohon maaf mengganggu"./Freepik/Drazen Zigic
JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering menjumpai orang yang sebelum meminta bantuan, bertanya, atau menyampaikan kebutuhan, selalu diawali dengan kalimat seperti “izin, mohon maaf mengganggu”, “maaf ya sebelumnya”, atau “sorry ganggu sebentar”.
Kalimat-kalimat ini terdengar sederhana, bahkan sopan. Namun, jika diperhatikan lebih dalam, kebiasaan ini bukan sekadar soal etika berbahasa.
Dalam psikologi, pola komunikasi seperti ini sering mencerminkan struktur kepribadian tertentu. Orang-orang yang memiliki kebiasaan tersebut cenderung memiliki karakteristik psikologis yang mirip satu sama lain.
Ini bukan berarti negatif atau positif secara mutlak—melainkan gambaran pola kepribadian yang terbentuk dari pengalaman hidup, pola asuh, lingkungan sosial, dan mekanisme bertahan secara emosional.
Dilansir dari Geediting pada Minggu (1/2), terdapat 7 ciri kepribadian yang umum dimiliki oleh orang yang selalu mengatakan “izin, mohon maaf mengganggu” sebelum meminta sesuatu, menurut perspektif psikologi:
1. Tingkat Empati yang Tinggi
Mereka sangat sadar bahwa setiap orang memiliki ruang pribadi, waktu, beban pikiran, dan urusan masing-masing.
Karena itu, sebelum meminta sesuatu, mereka merasa perlu “mengakui” keberadaan orang lain dan menghormati batasannya.
Secara psikologis, ini menunjukkan empathic awareness—kemampuan membaca kondisi emosional dan situasional orang lain.
Mereka tidak ingin menjadi beban, tidak ingin dianggap mengganggu, dan tidak ingin membuat orang lain merasa tidak nyaman.
Kalimat “mohon maaf mengganggu” menjadi bentuk ekspresi empati yang otomatis.
2. Kecenderungan People-Pleasing
Banyak dari mereka memiliki pola people-pleasing personality, yaitu kecenderungan untuk ingin menyenangkan orang lain dan menghindari konflik atau penolakan.
Ciri ini biasanya muncul dari pengalaman masa lalu:
dibesarkan dalam lingkungan yang keras secara emosional,

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
