
seseorang yang lebih sensitif dari kebanyakan orang./Freepik/freepik
Jawapos.com - Pernahkah Anda merasa emosi begitu mudah tersentuh oleh hal-hal yang bagi orang lain tampak sepele?
Sebuah komentar singkat, adegan film tertentu, atau perubahan suasana di sekitar bisa langsung memengaruhi perasaan Anda. Jika iya, besar kemungkinan Anda termasuk pribadi yang lebih sensitif secara emosional dibanding kebanyakan orang.
Dalam psikologi, sensitivitas bukanlah kelemahan. Justru, ini sering dikaitkan dengan empati tinggi, kesadaran diri yang kuat, dan kemampuan memahami makna mendalam di balik pengalaman hidup.
Psikolog menyebutnya sebagai highly sensitive person (HSP), yaitu individu dengan sistem saraf yang lebih responsif terhadap rangsangan emosional maupun sosial.
Dilansir dari Geediting pada Senin (22/12), terdapat delapan situasi yang menurut psikologi, sering memicu emosi pada orang-orang yang lebih sensitif dibanding rata-rata.
1. Kritik Kecil Terasa Sangat Menyentuh Hati
Bagi orang yang sensitif, kritik—bahkan yang disampaikan dengan niat baik—sering terasa jauh lebih dalam. Anda mungkin tidak hanya mendengar kata-katanya, tetapi juga memikirkan nada bicara, ekspresi wajah, hingga kemungkinan makna tersembunyi di baliknya.
Psikologi menjelaskan bahwa individu sensitif cenderung melakukan deep processing, yaitu memproses informasi secara mendalam. Akibatnya, satu kalimat kritik bisa bergema lama di pikiran dan memicu emosi seperti sedih, kecewa, atau ragu pada diri sendiri.
2. Mudah Terharu oleh Cerita atau Film Emosional
Jika Anda sering menangis saat menonton film, membaca novel, atau mendengar kisah hidup seseorang, ini bukan sekadar “baper”. Orang sensitif memiliki kemampuan empati yang tinggi, sehingga mereka ikut merasakan emosi tokoh atau orang lain seolah itu pengalaman pribadi.
Dalam psikologi, hal ini menunjukkan koneksi emosional yang kuat dan imajinasi afektif yang aktif—kemampuan yang jarang dimiliki semua orang.
3. Suasana Sekitar Sangat Mempengaruhi Mood
Keributan, konflik, atau energi negatif di ruangan bisa langsung membuat Anda tidak nyaman, lelah, atau murung. Bahkan tanpa ada yang berbicara langsung kepada Anda, perubahan atmosfer sudah cukup untuk mengganggu emosi.
Orang yang lebih sensitif cenderung lebih peka terhadap rangsangan lingkungan, baik suara, ekspresi, maupun emosi orang lain. Sistem saraf mereka bekerja lebih “waspada” dibanding kebanyakan orang.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
