
Ilustrasi antrian (Five Faces)
JawaPos.com- Saat membeli makanan, memesan tiket, atau bahkan melakukan pembayaran di kasir, kamu akan berhadapan dengan sistem antrian.
Tanpa sadar, saat melakukannya ternyata banyak sekali tipe kepribadian orang dalam antrian. Contohnya saja ada yang menyamarkan diri dan menyelinap ke depan antrian. Ada juga yang melebarkan siku agar mudah dalam menerobos kerumunan.
David Attenborough filmmaker serta seorang sejarawan alam melihat perilaku antrian dikaitkan dengan konteks alam dan perilaku hewan. Seperti contohnya salah satu film dokumenternya Ocean with David Attenborough.
Dalam film itu menunjukkan pola perilaku hewan yang terorganisir. Seperti ikan yang tengah berenang secara bergerombol yang menyerupai antrian dalam hal konteks lautan.
Berikut ini 7 tipe orang dalam antrian jika dilihat dalam konteks alam David Attenborough yang dikutip dari laman Qminder:
Ular licik selalu bisa melihat tempat kosong berikutnya dalam antrean. Dan jika tidak ada, mereka akan membuat antrian baru.
Caranya yaitu mengalihkan perhatian, berpura-pura ramah, memakai penyamaran seandainya, mereka tahu semua triknya.
Ada orang yang rela menjaga posisi antrian untuk orang lain teman atau keluarganya. Jadi teman atau keluarga bisa langsung masuk ke dalam antrean tanpa mengantri lebih lama.
Perilaku ini disebut dengan mother hen, sebuah metafora yang berarti menjaga atau melindungi orang lain mirip dengan induk ayam dan anaknya.
Bagi mereka mungkin ini adalah hal yang menguntungkan, namun untuk orang lain ini justru merugikan orang lain. Sebab perilaku tersebut membuat orang lain harus menunggu lebih lama.
Koin Kanguru merupakan istilah untuk orang yang membayar belanja dengan uang recehan. Layaknya Kanguru, orang-orang ini selalu membawa kantong yang penuh dengan koin.
Namun kini, banyak orang yang lebih memilih melakukan pembayaran digital. Ini lebih memudahkan dan simpel, orang hanya melakukan pembayaran via digital tanpa melakukan kembalian. Ini lebih mempersingkat antrian panjang.
Pendobrak biasanya mereka menempatkan badan dengan orang yang ada di depannya atau tidak menjaga jarak ketika berdiri mengantri. Ini bertujuan agar antrean semakin cepat jika jarak dirapatkan.
Padahal jika hal itu dilakukan orang orang yang ada di depannya akan merasa sesak dan mengganggu kenyamanan orang lain.
Ini adalah sebuah perumpamaan. Orang yang mudah marah dalam antrian biasanya diibaratkan sebagai kucing pemarah yang selalu mengeong. Mereka ingin semua orang tahu kalau dirinya sedang marah.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
