
Ilustrasi kepribadian membiarkan piring menumpuk. Freepik
JawaPos.com - Jika Anda tipe orang yang membiarkan piring menumpuk dibanding segera mencucinya, Anda mungkin mengenali diri Anda dalam beberapa ciri di bawah ini.
Sebab dilansir dati Geediting, tak satupun dari ini adalah akan memberikan penilaian terhadap diri sendiri, melainkan perspektif orang lain.
Anggaplah ini sebagai panduan tentang apa yang mungkin terjadi, ditambah satu atau dua dorongan menuju kebiasaan yang lebih baik dan lebih bisa diterapkan. Simak penjelasannya!
1. Suka Menunda
Ketika suatu pekerjaan terasa kurang menyenangkan, banyak hambatan, atau sekadar tidak sekarang, penundaan bukan hanya hal yang umum.
Teori Motivasi Temporal, sebuah model integratif dari penundaan menjelaskan mengapa kita menunda bahkan pekerjaan sederhana.
Barangkali kita lebih mementingkan ketidaknyamanan saat ini dan kurang mementingkan kelonggaran waktu 5 meja yang bersih terasa menyenangkan.
Dengan kata lain, rasa malas yang dirasakan saat ini terasa lebih besar daripada hal yang ketenangan di depan.
2. Menunjukkan Sikap Skeptisme
Para ekonom dan psikolog menyebut hal ini seperti memberi bobot ekstra pada apa yang kita rasakan saat ini dibandingkan dengan apa yang akan kita rasakan satu jam lagi.
Itulah sebabnya dalam pikiran sering bergumam, saya akan mencuci piring setelah satu episode series, berubah menjadi besok pagi.
Banyak penelitian tentang terlalu lama pengambilan keputusan, menunjukkan bahwa rangkaian pilihan yang panjang menurunkan pengendalian diri dan ketekunan kita dalam mengerjakan tugas-tugas berikutnya.
Wastafel yang penuh piring adalah tantangan untuk membuat keputusan-keputusan kecil, jadi Anda menyerah saja.
3. Lebih Kreatif dari yang Lainnya
Hal ini membuat para penganut gaya hidup rapi, tetapi ada bukti kuat. Bahwa lingkungan yang berantakan dapat mendorong orang ke arah pemikiran baru.
