Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 September 2025 | 14.49 WIB

7 Sifat Ini Menunjukkan Kamu Sedang Menjalin Hubungan dengan Pria yang Kekanak-Kanakan dan Belum Dewasa

Pria dewasa harus meninggalkan sikap kekanak-kanakan jika ingin hubungan serius yang sehat dan tahan lama. - Image

Pria dewasa harus meninggalkan sikap kekanak-kanakan jika ingin hubungan serius yang sehat dan tahan lama.

JawaPos.com - ​Apakah kamu merasa seperti menjalin hubungan dengan seorang anak kecil yang terperangkap dalam tubuh orang dewasa?

Awalnya dia mungkin tampak menawan dan mandiri, tetapi seiring berjalannya waktu, kamu menyadari bahwa kamu harus mengurusnya, baik secara emosional maupun praktis. 

Hubungan dengan pria kekanak-kanakan bisa sangat melelahkan, karena dia tidak memiliki kedewasaan emosional dan keterampilan hidup yang diperlukan untuk menjadi pasangan yang setara.

​Tingkah lakunya yang tidak dewasa ini sering kali berasal dari kurangnya kemampuan untuk mengelola emosi dan ketakutan untuk menjadi rentan.

Alih-alih berkomunikasi secara terbuka, dia memilih untuk menutup diri atau marah-marah saat menghadapi masalah. 

Dia tidak mampu menerima kritik dan selalu membutuhkan pujian, membuatmu merasa seperti harus menjadi orang tua baginya.

Untuk membantumu mengenali pola ini, berikut adalah 7 tanda nyata bahwa kamu sedang berurusan dengan seorang pria yang kekanak-kanakan, seperti dirangkum dari laman Your Tango.

​1. Dia Terbatas Secara Emosional

​Seorang pria kekanak-kanakan mungkin tampak menawan di awal, tetapi dia tidak memiliki kedalaman emosional untuk benar-benar terhubung denganmu. Percakapan dengannya hanya sebatas permukaan. 

Jika kamu bertanya tentang perasaannya, dia akan bercanda atau mengalihkan pembicaraan. Sikapnya yang santai menyembunyikan kenyataan bahwa dia tidak tahu cara mengakses emosinya, apalagi mempertahankan hubungan yang serius.

​2. Dia Tidak Bisa Rentan

​Dia menjaga jarak dengan tidak pernah benar-benar terbuka. Dia takut akan keintiman sejati, jadi dia membangun tembok di sekitarnya. Saat kamu mencoba mencari tahu tentang harapan atau ketakutannya, dia akan mengabaikan pertanyaanmu. 

Ketidakmampuannya untuk rentan menunjukkan ketidakstabilan emosional yang jauh dari kepercayaan diri yang dia tunjukkan.

​3. Dia Tidak Bisa Mengatur Emosinya

​Kamu akan tahu jika dia kekanak-kanakan saat dia tidak mampu mengendalikan perasaannya. Dia tidak memiliki cara untuk memproses emosinya, sehingga dia bisa "mengamuk" saat sesuatu tidak berjalan sesuai keinginannya. 

Dia mungkin menyalahkanmu, merajuk, atau bahkan mendiamkanmu. Ledakan emosi ini adalah tanda nyata bahwa dia belum dewasa secara emosional untuk mengatasi kekecewaan.

​4. Dia Menutup Diri Saat Terjadi Konflik

​Alih-alih melihat konflik sebagai kesempatan untuk tumbuh, dia akan menutup diri atau diam. Ego rapuhnya merasa terancam saat dia tahu kamu tidak sepenuhnya bahagia dengannya. 

Konflik adalah bagian alami dari setiap hubungan, tetapi pria kekanak-kanakan tidak memiliki ketahanan emosional untuk menghadapinya dengan tenang. Baginya, konflik adalah ancaman, bukan kesempatan untuk menjadi lebih dekat.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore